spot_img
Jumat 6 Februari 2026
spot_img

Rencana Tukar Guling Aset Bandara, Pemkot Bandung Tunggu Keputusan Pusat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Rencana tukar guling aset Bandara Husein Sastranegara dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terus bergulir.

Pemerintah kota (Pemkot) Bandung menyatakan pembahasan teknis dan kebijakan sepenuhnya menjadi ranah pemerintah pusat dan Pemprov Jabar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, Pemkot Bandung hanya berada pada posisi sebagai penerima manfaat dari kebijakan yang sedang di bahas tersebut.

Baca Juga: KONI Jabar Apresiasi Respons Cepat Gubernur Tangani Atlet Rugby Garut

Menurutnya, fokus utama pemerintah kota adalah memastikan layanan penerbangan bagi masyarakat tetap berjalan.

“Itu mah pembicaraan provinsi dan pemerintah pusat. Kita mah penerima manfaat,”kata Farhan Jumat (7/2/2026).

Farhan menegaskan, selama bandara dapat kembali beroperasi dan melayani penerbangan secara optimal, Pemkot Bandung akan mendukung kebijakan apa pun yang di putuskan oleh pemerintah pusat dan provinsi. Baginya, kepentingan masyarakat pengguna jasa penerbangan menjadi prioritas utama.

Farhan mengungkapkan, bahwa Bandara Husein Sastranegara di jadwalkan kembali melayani penerbangan mulai 11 Februari 2026. Salah satu rute perdana yang akan di buka adalah penerbangan Bandung–Yogyakarta menggunakan maskapai Wings Air dengan pesawat jenis ATR.

“Yang penting bandara bisa di gunakan. Tanggal 11 Februari kita ke Jogja. Maskapai ATR, Wings, ke Kulonprogo,” katanya.

Menurutnya, rencana penerbangan tersebut juga berkaitan dengan agenda kedinasannya untuk menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Bandara Husein Sastranegara

Dalam satu perjalanan, ia berencana melakukan sejumlah kunjungan kerja ke beberapa daerah di Jawa Tengah.

“Dari Kulonprogo nanti saya lihat tujuan wisata terdekat di situ. Soalnya saya ada tiga kunjungan, ke Magelang, Solo, dan Salatiga, sekalian berkegiatan di wilayah itu untuk APEKSI,” ucapnya.

Baca Juga: Kebun Binatang Bandung Disegel, Pedagang Kecil Kehilangan Nafkah

Dengan kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara, Farhan berharap konektivitas Kota Bandung dengan berbagai daerah dapat meningkat.

Ia menilai keberadaan bandara sangat strategis, tidak hanya untuk mobilitas pemerintahan, tetapi juga untuk mendorong sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi agar kebijakan terkait pengelolaan bandara benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Bandung,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru