spot_img
Jumat 6 Februari 2026
spot_img

Ormas Laskar Prabowo 08 Soroti Garut Termiskin ke-2 di Jawa Barat

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketua Penasihat Ormas Laskar Prabowo 08 Kabupaten Garut, Anton Heryanto menyoroti Garut sebagai kabupaten dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah kedua di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Dia menyebut, beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya IPM Garut. Yakni, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah masih tertinggal jika di bandingkan kabupaten/kota lain.

BACA JUGA:

IPM Rendah, Bupati Garut Ajak Warga Talegong ‘Kerja Ekstra’

Angka harapan hidup di Garut masih belum optimal karena keterbatasan fasilitas kesehatan dan distribusi tenaga medis yang tidak merata. Selain itu, pendapatan per kapita warga Garut masih tergolong rendah.

Untuk meningkatkan IPM, Pemerintah Daerah (Pemda) perlu berinovasi dalam memperluas akses pendidikan menengah dan atas serta mendorong program kejar paket bagi warga dewasa yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

“Perlu juga peningkatan fasilitas kesehatan dan distribusi tenaga medis yang lebih merata,” kata Anton yang juga selaku pemerhati kebijakan publik, Jumat (6/2/2026).

Selanjutnya untuk menanggulangi faktor ekonomi, harus memperbanyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Skema APBD 2026

Anton mengatakan, jika skema APBD Kabupaten Garut 2026 belum atau tidak menyentuh pendidikan, kesehatan dan ekonomi maka IPM Garut akan jalan di tempat serta akan tetap menduduki peringkat ke 2 termiskin se-Jawa Barat.

“Bukan maksud untuk menggurui, jika ingin keluar dari predikat Kabupaten termiskin maka Pak Bupati harus perbanyak investasi. Dengan begitu, membuka lapangan pekerjaan sekaligus banyak melakukan presentasi kepada investor,” ungkap Ketua Penasihat Ormas Laskar Prabowo 08.

BACA JUGA:

Mantan Anggota DPRD Garut Deklarasi FK2PMD, Ada Apa?

Anton juga menyarankan Bupati Garut banyak berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat untuk menanggulangi keterbatasan anggaran. Terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Pak Bupati harus banyak koordinasi dengan Pemprov jabar dan pemerintah pusat untuk menanggulangi keterbatasan anggaran,” pungkas Anton Heryanto.

Sebagai informasi, Ormas Laskar Prabowo 08 tidak terafiliasi dengan salah satu Partai Politik (Parpol).

Kepengurusannya dari berbagai komponen masyarakat dan sejumlah Parpol.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru