GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin memberikan catatan serius terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di peringkat 26 dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
Syakur menegaskan, fokus utama pemerintah ke depan adalah memperbaiki tiga indikator fundamental. Yakni, pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
BACA JUGA:
Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Garut Gelar Umrah Akbar
Menurutnya, sinergi ketiga sektor ini merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pendidikan membuat orang pintar. Sehingga mampu menjaga diri dan mencari penghasilan. Kesehatan di ukur dari angka harapan hidup dan ekonomi adalah penggerak kemajuan daerah. Jika salah satu timpang, kehidupan tidak akan optimal,” tegas Bupati Garut saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Aula Kecamatan Talegong.
Syakur mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah untuk tidak berpangku tangan melihat kondisi IPM Garut saat ini.
“Saya mengajak semuanya kerja keras bersama-sama untuk mengejar ketertinggalan. Jangan sampai Garut di hinakan karena pembangunannya kurang berhasil. Pemerintah tidak akan diam dan akan memperbaiki satu per satu daftar prioritas pembangunan di kecamatan,” tegasnya.
Penguatan Pondasi Transformasi
Plt Camat Talegong, Wiati Kartini menjelaskan, Musrenbang tahun ini mengusung tema “Penguatan Pondasi Transformasi.”
Kegiatan yang di ikuti oleh 100 peserta dari Kecamatan Talegong dan Cisewu ini bertujuan menyelaraskan visi jangka panjang daerah melalui usulan-usulan desa.
“Tema ini mencerminkan komitmen Pemkab Garut untuk membangun dasar yang kuat dalam transformasi sosial, ekonomi, lingkungan dan tata kelola pemerintahan,” jelas Wiati.
BACA JUGA:
Bupati Garut Tekankan Skala Prioritas Pembangunan Berbasis Kualitas Hidup
Berdasarkan hasil sidang pleno, terdapat 10 poin strategis yang di usulkan untuk tahun anggaran 2027. Mayoritas perbaikan infrastruktur jalan dan kesejahteraan sosial. Seperti infrastruktur berupa hotmix jalan kabupaten jalur Talegong-Mekarmukti dan hotmix jalan Genteng (Desa Sukalaksana & Sukamulya).
Hotmix jalan di wilayah Desa Sukamaju, pengaspalan jalan Kampung Cibuluh dan Babakan Tipar (Desa Mekarwangi) serta perbaikan dan pengaspalan jalan di Desa Mekarmulya, pengaspalan jalan wilayah tutugan Cisuren (Desa Mekarmukti).
Di bidang sosial, di usulkan pembangunan rutilahu di Desa Sukalaksana.
Termasuk penyediaan internet umum di Desa Sukalaksana serta insentif guru ngaji, Pesantren, RT/RW dan aparatur desa di Desa Selaawi.
Wiati berharap, semua usulan khususnya akses jalan di wilayah Garut Selatan dapat terealisasi pada tahun 2027 guna memacu mobilitas ekonomi warga.
(Y.A. Supianto)


