spot_img
Jumat 6 Februari 2026
spot_img

China Larang Handle Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027, Ini Alasannya

CHINA,FOKUSJabar.id: Pemerintah China menetapkan kebijakan baru yang akan mengubah salah satu tren desain mobil modern. Mulai 1 Januari 2027, kendaraan penumpang yang dijual di negara tersebut tidak lagi diperbolehkan menggunakan handle pintu tersembunyi sepenuhnya.

Aturan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap aspek keselamatan pada kendaraan, terutama mobil listrik yang semakin banyak memakai sistem pintu berbasis elektronik dan desain minimalis.

Baca Juga: Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Donald Trump

Regulasi tersebut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China terbitkan, dengan fokus utama memastikan pintu mobil tetap dapat penumpang buka secara manual dalam situasi darurat.

Dalam ketentuan baru, setiap pintu kendaraan wajib memiliki mekanisme pembuka mekanis yang bisa pengoperasiannya tanpa bergantung pada daya listrik maupun sistem elektronik.

Larangan ini tidak hanya berlaku untuk mobil listrik, tetapi juga mencakup kendaraan hybrid. Serta mobil konvensional yang menggunakan desain handle pintu flush atau tersembunyi tanpa akses manual.

Produsen otomotif mendapat masa penyesuaian hingga 1 Januari 2029 bagi model yang sudah lebih dulu mendapat persetujuani. Agar desainnya dapat memenuhi standar keselamatan terbaru.

Kekhawatiran Menyulitkan Penumpang dalam Kondisi Mendesak

Pengambilan langkah ini setelah adanya kekhawatiran bahwa handle pintu tersembunyi dapat menyulitkan penumpang keluar ketika terjadi kecelakaan atau saat sistem listrik kendaraan mengalami gangguan.

Dalam beberapa kondisi, tim penyelamat juga dapat menghadapi hambatan ketika pintu tidak memiliki pegangan fisik yang mudah ditemukan dari luar.

Peraturan tersebut juga mengharuskan desain pintu memiliki ruang yang cukup untuk handle mekanis. Serta penanda yang jelas di dalam kabin agar penumpang dapat segera mengoperasikannya.

Selama beberapa tahun terakhir, desain handle tersembunyi populer karena lebih modern dan membantu aerodinamika, terutama pada kendaraan listrik premium.

Namun, kebijakan ini dalam perkiraan akan memaksa banyak merek global maupun domestik melakukan penyesuaian desain besar. Mengingat China merupakan pasar otomotif terbesar di dunia.

Dengan regulasi ini, pemerintah China menegaskan, inovasi teknologi dalam industri otomotif harus tetap berjalan seiring dengan prioritas utama. Yaitu keselamatan penumpang dalam kondisi apa pun.

(Jingga)

spot_img

Berita Terbaru