spot_imgspot_img
Sabtu 21 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perkuat Basis Akar Rumput, Ini Target Ambisius PSI

MAKASSAR, FOKUSJabar.id: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Hotel Claro, Makassar resmi ditutup, Sabtu (31/1/2026).

Mengutip jpnn.com, Partai besutan Kaesang Pangarep memasang target ambisius. Yakni meraih 10 juta Kartu Tanda Anggota (KTA). Hal itu sebagai upaya memperkuat basis akar rumput.

BACA JUGA:

Partai NasDem Usul Parliamentary Threshold di Atas 5 Persen

“Rakernas ini menghasilkan beberapa keputusan. PSI menargetkan 10 juta KTA. Mulai sekarang kader PSI di tingkat ranting maupun DPP harus bekerja,” tegas Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali.

Menurutnya, target tersebut segara diterjemahkan kader dalam kerja nyata sesuai arahan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

“Bagi yang mau jadi Caleg (calon legislatif) atau tidak mau Caleg, minimal merekrut 500 anggota untuk ber-KTA. Semua harus bekerja mulai sekarang,” tegasnya.

PSI menyatakan komitmen mendukung dan mengawal program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto beserta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya minta pengurus DPW hingga ke bawah terlibat aktif melakukan pengawasan dan gotong royong membangun MBG,” ucapnya.

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri Rakernas PSI untuk memberikan arahan, semangat sekaligus motivasi kepada ratusan kader.

BACA JUGA:

33 DPW Partai Berkarya Mundur Serentak, Siap Deklarasikan Partai Baru

“PSI membutuhkan mesin besar karena punya target besar. Jadi, tidak bisa hanya di DPD saja. Struktur harus dari tingkat desa karena kekuatan politik itu terletak di struktur yang kuat, struktur hidup, benar-benar bekerja dari akar rumput,” ungkapnya.

Dia siap turun gunung untuk turut membesarkan partai tersebut.

“Kalau diperlukan, saya masih sanggup datang di setiap provinsi, kabupaten/kota. JIka perlu sampai ke kecamatan, saya sanggup,” pungkas Jokowi.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru