GARUT,FOKUSJabar.id: Upaya memperkuat ekonomi desa di Kabupaten Garut memasuki fase baru. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, menghadiri langsung peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Mekarjaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Sabtu (31/1/2026).
Desa Mekarjaya mencatat sejarah sebagai desa pertama di Garut yang menggelar seremoni resmi pembangunan KDMP. Langkah ini menandai komitmen pemerintah desa dalam mendukung program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Baca Juga: Sinkronkan Program Pusat dan Daerah, Bupati Garut Tinjau Jalan Garut Selatan
Hendra menegaskan, pemerintah pusat menggulirkan program KDMP atas arahan langsung Presiden dan Wakil Presiden RI sebagai strategi memperkokoh fondasi ekonomi kerakyatan.
“Pembangunan di Desa Mekarjaya ini merupakan KDMP ke-96. Program ini bersifat strategis nasional dan membutuhkan dukungan penuh seluruh elemen masyarakat,” kata Hendra.
Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan pembentukan 442 unit KDMP di seluruh wilayah. Hingga saat ini, 90 unit telah memasuki tahap pembangunan fisik dan terus bertambah secara bertahap.
Hendra menjelaskan, KDMP tidak hanya berfungsi sebagai kantor koperasi, melainkan sebagai pusat layanan terpadu desa. Koperasi ini akan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui berbagai fasilitas, mulai dari gerai sembako, gudang hasil pertanian, layanan kesehatan, hingga pusat manajemen koperasi.
“Kami ingin seluruh aktivitas ekonomi desa terintegrasi dalam KDMP sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Mekarjaya Asep Setiawan menyambut antusias pembangunan tersebut. Ia menilai KDMP membuka peluang besar bagi desa untuk mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan.
“Kami akan mengarahkan operasional koperasi ke sektor pertanian dan peternakan, karena dua sektor itu menjadi kekuatan utama Desa Mekarjaya,” ungkap Asep.
Ia berharap kehadiran KDMP mampu meningkatkan nilai tambah hasil produksi warga sekaligus membuka lapangan kerja baru. Selain itu, pembangunan ini harapannya memicu desa-desa lain di Kabupaten Garut untuk segera merealisasikan KDMP. Untuk menjadi motor penggerak ekonomi berbasis gotong royong.
(Y.A. Supianto)


