KBB, FOKUSJabar.id: Hingga hari kelima Tim gabungan melakukan upaya pencarian besar-besaran untuk menemukan 80 warga Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang di laporkan hilang tertimbun longsor.
Duka mendalam masih menyelimuti lokasi bencana seiring bertambahnya jumlah jenazah yang berhasil di evakuasi tim gabungan.
BACA JUGA:
MDMC Garut Kirim Personel Spesialis SAR ke Lokasi Longsor Cisarua KBB
Mengutip tribunjabar.id, Incident Commander bencana longsor Cisarua, Ade Zakir mengatakan, hasil verifikasi terbaru lintas instansi menunjukan 158 warga terdampak langsung longsor.
80 orang di nyatakan hilang di duga tertimbun material longsor. 50 korban sudah di temukan.
78 orang di nyatakan selamat dan 50 Kantong Jenazah telah dievakuasi dari lokasi. 35 teridentifikasi dan 15 dalam proses DVI.
“Dari 50 bodypack yang dibawa Basarnas, 35 jenazah sudah berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI. Sedangkan 15 lainnya masih dalam proses,” kata Ade Zakir.
Bencana longsor ersebut memporakporandakan permukiman di tiga kampung. Berdasarkan data teknis, terdapat 48 rumah warga berstatus rusak berat serta satu bangunan mushala hancur.
Ketiga wilayah tersebut, Kampung Pasirkuning (RT05/11), Pasirkuda (RT01/10) dan Kampung Babakan Cibudah (RT06/07).
BACA JUGA:
DVI Polri Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua KBB
Selain warga yang hilang, jumlah pengungsi di posko utama Desa Pasirlangu juga meningkat. Rasa trauma dan ancaman longsor susulan membuat warga meninggalkan rumah mereka.
“Saat ini tercatat ada 564 jiwa dari 186 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi di posko Desa Pasirlangu,” ungkap Ade.
Menurut Dia, fokus utama tim gabungan saat ini adalah mempercepat pencarian 80 warga yang masih hilang.
(Bambang Fouristian)


