TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dari luar tampak sederhana, namun siapa sangka sebuah bangunan di kawasan Sambongjaya, Kota Tasikmalaya, justru menyimpan fasilitas megah berstandar tinggi. Bangunan tersebut merupakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Abadi 1, dapur penyedia makanan bergizi yang digadang-gadang menjadi yang paling representatif di Kota Tasikmalaya.
Resmi beroperasi Rabu (28/1/2026), SPPG Cinta Abadi 1 mengusung misi besar: mengolah bahan pangan lokal menjadi ribuan porsi makanan sehat dan berkualitas untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Baca Juga: Syahdu dan Penuh Makna, Reuni Emas ISLAH Warnai Haul KH Ahmaji di Tasikmalaya
Interior Modern dan Ramah Lingkungan
Berdiri di atas lahan seluas 985 meter persegi, SPPG Cinta Abadi 1 sukses mencuri perhatian para tamu undangan, termasuk Camat Mangkubumi, Slamet. Interiornya yang modern dan tertata rapi bahkan sempat membuat sebagian tamu mengira sedang berada di area hotel berbintang.
Tak hanya unggul dari sisi tampilan, fasilitas ini juga dalam rancangan konsep berkelanjutan. SPPG Cinta Abadi 1 telah lengkap dengan instalasi Bio IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang memungkinkan pengolahan limbah cair kembali hingga layak untuk menyiram tanaman, sehingga ramah terhadap lingkungan sekitar.
Standar Rasa dan Gizi Tanpa Kompromi
Pemilik SPPG Cinta Abadi 1, H. Yusmara, menegaskan kemegahan bangunan harus sejalan dengan kualitas priduksi makanan. Ia mengusung filosofi sederhana namun tegas dalam setiap proses produksi.
“Kalau makanan itu tidak layak diberikan kepada anak sendiri, maka tidak pantas diberikan kepada orang lain,” tegas H. Yusmara.
Setiap menu yang tersaji telah memenuhi standar gizi seimbang, dengan cita rasa khas masakan rumahan yang aman dan nyaman menjadi konsumsi semua kalangan.
Serap Tenaga Kerja Lokal
Keberadaan SPPG Cinta Abadi 1 juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga Sambongjaya. Saat ini, dapur tersebut telah mempekerjakan 30 orang, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga lokal.
Jumlah tenaga kerja meningkat hingga 40 orang seiring target produksi yang mencapai 2.000 porsi makanan per hari. Selain memperkuat ketahanan gizi, kehadiran fasilitas ini harapannya mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.
Prioritaskan Ibu dan Anak
Sejalan dengan program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 dari Presiden Prabowo Subianto, SPPG Cinta Abadi 1 memfokuskan penerima manfaat pada kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pada tahap awal operasional, sebanyak 1.000 porsi makanan bergizi dibagikan secara gratis setiap hari. Ke depan, jangkauan rencana jadwal pendistribusian akan meluas hingga menyasar sekolah-sekolah di wilayah sekitar.
Siap Ekspansi ke Wilayah Selatan
Kesuksesan peluncuran SPPG Cinta Abadi 1 menjadi langkah awal dari rencana pengembangan yang lebih luas. Dengan dukungan regulasi dan sistem permodalan yang semakin jelas dari pemerintah, H. Yusmara berencana memperluas jangkauan layanan.
Dalam waktu dekat, SPPG Cinta Abadi 2 dan 3 akan resmi lounching di wilayah Cipatujah dan Karangnunggal. Inisiatif ini menjadi bukti bahwa pengusaha lokal Tasikmalaya mampu menghadirkan fasilitas pelayanan gizi berstandar tinggi demi menyiapkan generasi yang sehat dan unggul.
(Abdul)


