spot_img
Selasa 27 Januari 2026
spot_img

Harga Kambing Terjun Bebas, Peternak di Pangandaran Kian Terjepit

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Peternak kambing di Kabupaten Pangandaran tengah menghadapi situasi sulit menyusul anjloknya harga jual kambing di pasaran. Kondisi tersebut membuat pendapatan yang diterima peternak tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat.

Salah seorang peternak kambing, Yanto, mengungkapkan bahwa harga kambing saat ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, menurutnya, nilai jual kambing nyaris setara dengan harga daging ayam di pasaran.

Baca Juga: Catatan Kriminal Sepanjang 2025 di Polres Pangandaran

“Harga kambing sekarang murah sekali. Jauh beda dengan dulu,” ujar Yanto di kandang kambing miliknya, Selasa (27/1/2026).

Di tengah harga jual yang melemah, Yanto menyebut biaya pakan, perawatan kandang, hingga tenaga kerja justru mengalami kenaikan. Akibatnya, hasil penjualan kambing hanya cukup untuk menutup ongkos perawatan, tanpa menyisakan keuntungan.

“Kalau menjualnya dengan harga sekarang, paling hanya cukup buat bayar pakan. Untungnya hampir tidak ada,” keluhnya.

Ia menduga rendahnya harga kambing terpicu oleh menurunnya daya beli masyarakat serta melimpahnya pasokan kambing di pasaran. Situasi ini memaksa para peternak menjual ternaknya dengan harga murah demi menjaga perputaran modal.

Dalam kondisi tersebut, Yanto berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah, baik melalui upaya stabilisasi harga, bantuan pakan ternak, maupun pembinaan pemasaran agar hasil ternak memiliki nilai jual yang lebih layak.

“Kalau ada pendampingan atau bantuan, setidaknya kami bisa bertahan,” katanya.

Kondisi yang Yanto alami mencerminkan realitas berat yang peternak kecil di Kabupaten Pangandaran hadapi, mereka menggantungkan hidup dari sektor peternakan untuk menopang ekonomi keluarga mereka.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru