KBB, FOKUSJabar.id: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengidentifikasi 20 jenazah korban longsor Kampung Babakan Cibudah, Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Mengutip tempo.co. seluruh jenazah yang telah teridentifikasi itu telah diserahkan kepada keluarganya masing-masing.
BACA JUGA:
Pemkot Bandung Turunkan Bantuan Tanggap Bencana ke Bandung Barat
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan data sementara hingga Senin (26/1/2026), tim SAR gabungan telah mengirimkan 38 kantong jenazah ke pos identifikasi.
“Hingga Senin sore, tim SAR gabungan telah mengirimkan 38 kantong jenazah ke pos identifikasi. 20 di antaranya sudah berhasil di identifikasi serta di serahkan kepada keluarga korban,” ungkapny, Selasa (27/1/2026).
“Saat ini masih terdapat 18 kantong jenazah yang proses identifikasinya belum selesai,” Abdul menambahkan.
Menurut Dia, operasi pencarian dan pertolongan di lanjutkan pada Selasa sekitar pukul 08.00 WIB.
Untuk memperluas area pencarian di sektor A dan B, tim SAR menambah sembilan unit ekskavator.
BNPB mencatat, jumlah personel tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi mencapai sekitar 800 orang.
Seluruh personel bekerja secara terpadu dalam upaya pencarian korban yang di duga masih tertimbun material longsor.
Sementara itu, jumlah pengungsi yang berada di Kantor Desa Pasirlangu mencapai 685 jiwa.
Para pengungsi menempati dua lokas. Yakni gedung olahraga desa sebanyak 353 jiwa dan aula desa (332 jiwa).
BACA JUGA:
BPBD Garut Bantu Pencarian Korban Longsor Cisarua KBB
Untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, BNPB menyalurkan bantuan logistik berupa 200 paket sembako, 100 pouch makanan siap saji, 50 kasur lipat, 100 selimut, 100 matras serta 50 paket alat kebersihan.
(Bambang Fouristian)


