PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo yang menghubungkan Nusawiru dan pantai batu karas Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, merupakan proyek mandek di era Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil.
Dan mengawali pembangunan, peletakan batu pertama proyek jembatan Sodongkopo di lakukan Gubernur Jabar periode 2018-2024, Muhammad Ridwan Kamil yang di gelar pada Minggu (9/7/2023) lalu.
Namun, proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran yang di prediksi akan selesai pada akhir tahun 2023 lalu ternyata mandek hingga berganti kepemimpinan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Jembatan Sodongkopo Pangandaran Gagasan Ridwan Kamil, Diselesaikan Dedi Mulyadi
Masalah terkait mandeknya proyek Jembatan Sodongkopo Pangandaran di era Gubernur Jabar Muhammad Ridwan Kamil, tentu menjadi pertanyaan publik hingga saat ini.
Proyek Jembatan Sodongkopo di biayai Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jabar, senilai Rp72 Miliar pada pekerjaan tahap pertama.
Setelah berganti kepemimpinan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi melanjutkan pembangunan proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran terhitung sejak 21 April 2025, dengan lama pekerjaan 255 hari kalender.
Dan pada tahap kedua pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran, dengan pembiayaan dari APBD Provinsi Jabar senilai Rp55,4 Miliar.
PT. Putra Borneo Sakti
Walaupun sempat mandek, namun pemenang tender Jembatan Sodongkopo Pangandaran pada tahap pertama dan kedua tetap PT. Putra Borneo Sakti. Dengan nilai total anggaran biaya Rp127 Miliar.
Jembatan Sodongkopo yang kini menjadi primadona dan ikon baru Kabupaten Pangandaran, memiliki panjang 140 meter dan lebar 7 meter, dan jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter.
Tetapi, meski proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran sudah rampung. Namun hingga saat ini pembangunan yang di biayai oleh APBD Provinsi Jabar belum juga di resmikan.
Baca Juga: Ada Apa Dengan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Belum Juga Diresmikan?
Padahal, jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan pantai batu karas Pangandaran, sudah bisa di lintasi oleh kendaraan roda dua dan empat.
“Peresmian Jembatan Sodongkopo memang sangat di nanti masyarakat, perjalanan pembangunannya memang panjang. Sempat mandek proyeknya di era Gubernur Jabar Ridwan Kamil,” ungkap Dede Aos Firdaus, warga Kabupaten Pangandaran, Jumat (23/1/2026).
Setelah sekian lama, lanjut Dede, proyek jembatan Sodongkopo Pangandaran di lanjutkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Namun, kata dia, meski pembangunan sudah selesai, tapi belum juga di resmikan.
“Kapan atuh ya di resmikan ini jembatan Sodongkopo Kang Dedi Mulyadi, ada apa belum juga di resmikan?, masyarakat sangat begitu menantikan,” ucapnya.
(Yud’s)


