spot_img
Jumat 23 Januari 2026
spot_img

Bangunan Lapuk Tak Mampu Tahan Cuaca Ekstrem, Warga Ciamis Mengungsi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis kembali menimbulkan dampak serius bagi warga. Hujan deras di sertai angin kencang menyebabkan atap rumah milik Suryaman (50), warga Dusun Lawong, Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, ambruk hingga memaksa penghuni mengungsi demi keselamatan.

Peristiwa tersebut terjadi, Jumat (23/1/2026) dini hari. Kerusakan parah pada bagian atap membuat rumah tidak lagi layak di tempati. Sehingga Suryaman bersama keluarganya harus meninggalkan tempat tinggalnya sementara waktu.

Selain kehilangan tempat bernaung, korban juga mengalami kerugian materi yang di taksir mencapai jutaan rupiah.

Baca Juga: Ratusan ASN Ciamis Bersih-bersih Taman Lokasana

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima pihaknya pada pagi hari. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, ambruknya atap rumah terjadi sekitar pukul 03.30 WIB saat hujan deras dan angin kencang melanda kawasan tersebut.

“Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang terjadi sejak subuh. Kondisi bangunan rumah yang sudah lapuk memperparah dampak hingga atapnya tidak mampu menahan terpaan angin,” jelas Ani.

Ia menambahkan, kerusakan yang cukup berat memicu ambruk susulan, sehingga penghuni rumah memilih mengungsi untuk menghindari risiko yang lebih besar. BPBD Kabupaten Ciamis telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada korban sebagai langkah awal penanganan.

Tak hanya di Kecamatan Baregbeg, kejadian serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Cimaragas. Sebuah rumah milik Ikin di Dusun Rancagede, Desa/Kecamatan Cimaragas, yang dihuni tiga jiwa, turut mengalami kerusakan akibat atap rumah yang roboh.

“Ikin bersama keluarganya juga terpaksa mengungsi. Kami sudah memberikan bantuan logistik kedaruratan kepada keluarga tersebut,” pungkas Ani.


(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru