TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) di maknai secara mendalam oleh IIDI Cabang Tasikmalaya.
Tidak sekadar seremoni, organisasi ini menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Puncak peringatan HUT IIDI ke-71 tersebut di kemas melalui kegiatan Konsolidasi Organisasi dan Seminar Kesehatan yang berlangsung di Ballroom Harmoni Hotel Tasikmalaya, Jalan R. Ikik Wiradikarta, Kecamatan Tawangsari, Rabu (21/1/2026).
Mengusung tema “71 Tahun IIDI Mewujudkan Pengabdian kepada Masyarakat”, acara berlangsung sederhana namun sarat makna.
Baca Juga: Wapres Gibran Rakabuming Payungi Kyai di Tengah Hujan
Sejumlah unsur penting turut hadir, di antaranya Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Evi Silviany, perwakilan organisasi perempuan se-Kota Tasikmalaya seperti PKK, GOW, dan DWP, mitra strategis IIDI, serta anggota IIDI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua IIDI Cabang Tasikmalaya, Prima Nanda Farid, menegaskan bahwa usia ke-71 menjadi tonggak refleksi sekaligus penguatan peran organisasi dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.
“IIDI selalu berupaya hadir di tengah masyarakat melalui program kesehatan, edukasi, hingga kegiatan sosial. Ini adalah bentuk dedikasi kami kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Menurut Prima, IIDI tidak hanya menjadi pendamping profesi dokter, tetapi juga telah bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui penguatan sumber daya perempuan, pembangunan kesehatan keluarga, hingga aksi-aksi kemanusiaan yang responsif dan berkelanjutan, IIDI terus bergerak untuk memberikan manfaat nyata,” jelas istri Ketua Umum IDI Kota Tasikmalaya, dr. Farid Wajdi, tersebut.
Program Bosial Baru
Pada momen puncak HUT ini, IIDI Cabang Tasikmalaya juga meluncurkan program sosial baru dengan mengangkat anak asuh dari kalangan anak yatim. Program ini dirancang berkelanjutan hingga jenjang pendidikan tinggi.
“Mulai 2026 ini, kami berkomitmen membantu pendidikan anak asuh yatim hingga mereka lulus kuliah. Insyaallah ini menjadi ladang amal sekaligus investasi sosial jangka panjang,” tambah Prima.
Ia menegaskan, di usia yang semakin matang, IIDI Cabang Tasikmalaya akan terus memperkuat soliditas organisasi. Serta mendukung program-program kesehatan dan sosial demi kebermanfaatan yang lebih luas.
“Kami ingin keberadaan IIDI benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya oleh anggota, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat Tasikmalaya,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Evi Silviany memberikan apresiasi atas kontribusi berkelanjutan IIDI dalam pembangunan sektor kesehatan.
“Selamat HUT ke-71 IIDI. Ini adalah perjalanan panjang organisasi perempuan yang konsisten berkontribusi melalui program kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Kemudian kegiatan sosial lainnya yang telah dirasakan masyarakat,” ungkap Evi.
Ia menilai IIDI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah. Khususnya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan angka harapan hidup.
“Kami di Komisi IV siap bersinergi dengan IIDI untuk menyukseskan program kesehatan. Termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan pemeriksaan pap smear sebagai deteksi dini kanker leher rahim bagi perempuan,” pungkasnya.
Sebelumnya, rangkaian peringatan HUT ke-71 IIDI Cabang Tasikmalaya telah diisi berbagai kegiatan sosial. Seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, Senam Germas, edukasi pencegahan narkoba dan bullying dalam keluarga. Kemudian rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga pemberian bantuan dan uang kadeudeuh bagi para warakawuri.
(Seda)


