PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo penghubung Nusawiru dan Pantai batu karas Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran. Merupakan gagasan Ridwan Kamil saat masih menjabat Gubernur Jawa Barat.
Pada hari Minggu (9/7/2023) lalu, Ridwan Kamil meletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sodogkopo Pangandaran. Yang menghubungkan garis pantai sepanjang 91 Kilometer.
Bahkan waktu itu, saat masih menjabat Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berharap pembangunan Jembatan Sodongkopo Pangandaran selesai pada akhir tahun 2023.
Baca Juga: Ada Apa Dengan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Belum Juga Diresmikan?
Namun, pada kenyataannya Jembatan Sodongkopo Pangandaran yang di biayai APBD Provinsi Jawa Barat senilai Rp72 Miliar. Sempat mandeg di era Gubernur Jabar Ridwan Kamil.
Setelah Gubernur Jawa Barat di jabat Dedi Mulyadi, Jembatan Sodongkopo Pangandaran pembangunannya di lanjutkan. Dengan di biayai APBD Provinsi Jabar senilai Rp55,4 miliar pada tahap kedua.
Dengan lama pekerjaan 255 hari kalender, terhitung sejak tanggal 21 April 2025. Jembatan Sodongkopo memiliki panjang 140 meter dan lebar 7 meter, dan jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter.
Dan pemenang tender Jembatan Sodongkopo Pangandaran pada tahap pertama dan kedua yaitu PT. Putra Borneo Sakti. Dengan nilai total anggaran biaya Rp127 Miliar.
Pada akhirnya, Jembatan Sodongkopo pembangunannya bisa selesai pada januari 2026. Namun, meski sudah rampung ikon baru Kabupaten Pangandaran tersebut belum juga di resmikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Pesona Indah Jembatan Sodongkopo Pangandaran, Habiskan Rp127 Miliar
“Masyarakat Kabupaten Pangandaran sebetulnya sangat menanti jembatan Sodongkopo. Di resmikan oleh Gubernur Jabar (Dedi Mulyadi-red),” ungkap Dadi Abidarda salah seorang aktivis eksponen 96 pituin Cijulang, Rabu (21/1/2026).
Meski saat ini jembatan Sodongkopo Pangandaran sudah bisa di lintasi kendaraan. Lanjut Dadi, kenapa belum juga di lakukan peresmian oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.
“Dengan belum juga di resmikan, tentu menjadi pertanyaan bagi masyarakat Kabupaten Pangandaran juga warga Jawa Barat. Ada apa dengan Jembatan Sodongkopo, apakah ada masalah atau bagaimana,” pungkasnya.
(Yud’s)


