GARUT,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan pentingnya penguatan perencanaan kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tahun 2026. Langkah ini dinilai krusial agar setiap program pembangunan berjalan seirama dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Garut, sekaligus menjadi warisan pembangunan (legacy) yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Nurdin saat memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Garut Zero Waste Ajak Masyarakat Perangi Kerusakan Alam dari Rumah
Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat
Dalam arahannya, Nurdin mengungkapkan bahwa fokus utama pimpinan daerah saat ini tertuju pada dua sektor strategis, yakni pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfungsi meningkatkan konektivitas, tetapi juga memperkuat citra Garut sebagai daerah tujuan wisata unggulan.
“Jangan sampai visi dan misi pimpinan terhambat oleh lemahnya kinerja kita. Saya meminta seluruh SKPD benar-benar serius menyiapkan perencanaan 2026 agar setiap janji pembangunan bisa diwujudkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menanamkan semangat pengabdian dalam bekerja. Nurdin menilai, keikhlasan dan kesungguhan menjadi fondasi utama dalam merealisasikan program pembangunan.
“Laksanakan tugas dengan seoptimal mungkin. Jadikan pekerjaan ini sebagai bentuk panggilan pengabdian untuk mewujudkan rencana pembangunan yang telah disusun,” ujarnya.
Dorong ASN Responsif di Ruang Digital
Selain menekankan aspek perencanaan, Sekda juga menyoroti kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah. Ia meminta ASN agar tidak bersikap pasif terhadap isu-isu yang berkembang di ruang digital.
Menurutnya, setiap keluhan atau informasi yang viral perlu disikapi secara cepat dan bijak melalui klarifikasi maupun langkah nyata di lapangan.
“Kita tidak bisa menutup mata terhadap isu yang beredar di media sosial. Jika ada persoalan yang viral, kita harus hadir memberikan penjelasan dan menunjukkan respons yang tepat. Itu menjadi bagian dari pelayanan publik,” jelasnya.
Apresiasi untuk Pemuda dan Relawan
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut juga memberikan penghargaan kepada elemen masyarakat yang dinilai berkontribusi nyata dalam pembangunan dan kemanusiaan. Secara simbolis, Sekda menyerahkan piagam penghargaan kepada 28 pemuda berprestasi atas peran aktif mereka dalam pembangunan kepemudaan, serta kepada tiga relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut atas dedikasi kemanusiaan yang telah ditunjukkan.
Menutup arahannya, Nurdin berharap seluruh jajaran pemerintah daerah mampu menindaklanjuti setiap instruksi pimpinan, baik yang disampaikan secara lisan maupun tertulis, dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Garut yang inklusif dan berkelanjutan.
(Y.A. Supianto)


