spot_img
Minggu 18 Januari 2026
spot_img

Kebakaran Landa Pasar Samarang Garut, Kerugian Capai Rp70 Juta

GARUT,FOKUSJabar.id: Insiden kebakaran menghanguskan sebuah kios warung nasi di Blok E Lantai 2 Pasar Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Minggu (18/1/2026) siang. Peristiwa ini menimbulkan kerugian materil yang di taksir mencapai puluhan juta rupiah, meski di pastikan tidak ada korban jiwa.

Kebakaran di ketahui terjadi sekitar pukul 14.44 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Petugas tiba di lokasi kurang dari 20 menit untuk mencegah api meluas ke kios-kios lain di dalam pasar.

Baca Juga: Begal Berkedok DC Merajalela, Ormas GAS Segera ‘Serbu’ Kantor Leasing di Garut

Kepala Disdamkarmat Garut, Usep Basuki Eko, mengatakan respons cepat menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang lebih besar mengingat lokasi kejadian berada di kawasan pasar yang padat.

“Laporan kami terima pukul 14.44 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 14.59 WIB. Fokus awal kami adalah membatasi perambatan api,” ungkap Eko dalam keterangannya.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan sementara, api pertama kali muncul dari kios berukuran 3×3 meter milik Hj. Euis yang dikontrak oleh Nurjanah (51). Saat kebakaran terjadi, kios dalam kondisi kosong karena pengontrak sedang berjualan keliling di area pasar.

Eko menjelaskan, kebakaran dugaan kuat terpicu korsleting listrik. Sebelumnya, pengontrak kios sempat melihat percikan api dari terminal listrik saat hendak memasak nasi menggunakan magic com pada pagi hari.

“Percikan sempat muncul dan membuat yang bersangkutan tidak jadi memasak. Dugaan sementara, gangguan listrik tersebut menjadi pemicu kebakaran yang membesar beberapa jam kemudian,” jelasnya.

Damkar Kerahkan Empat Unit Armada

Api yang berkobar menghanguskan kios utama dan merambat ke tiga kios di sekitarnya milik Ustaz Didi, H. Dede, dan Ibu Linda. Total kerugian dalam perkiraan mencapai Rp70 juta, dengan rincian Rp30 juta pada kios utama dan sekitar Rp40 juta pada kios terdampak lainnya.

Dalam proses pemadaman, Damkar Garut mengerahkan empat unit armada, terdiri dari dua unit supply, satu unit pancar, dan satu unit Hino Jepang. Api berhasil terpadamkan dan lokasi aman pada pukul 15.45 WIB.

“Dengan dukungan TNI, Polri, PLN, serta warga sekitar, empat kios lain di depan titik api dengan nilai aset sekitar Rp90 juta berhasil terselamatkan,” tambah Eko.

Menutup keterangannya, Eko mengimbau para pedagang untuk rutin memeriksa instalasi listrik di tempat usaha, terutama sebelum meninggalkan kios, guna mencegah kejadian serupa terulang.

(Y.A. Supianto)

spot_img

Berita Terbaru