TASIKMALAYA,FOKUSJAbar.id: Bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya, ibadah umrah bukan sekadar perjalanan lintas negara.
Lebih dari itu, umrah adalah perjalanan batin yang sarat kerinduan untuk mendekat kepada Allah SWT.
Menangkap kebutuhan spiritual tersebut, PT Idrisiyyah Tour and Travel menghadirkan konsep berbeda melalui program unggulannya bertajuk “Bukan Umroh Biasa”.
Bernaung di bawah Pesantren Idrisiyyah yang di kenal dengan nilai-nilai Tasawuf, Idrisiyyah Tour and Travel tidak sekadar menawarkan layanan perjalanan ibadah.
Travel ini memosisikan diri sebagai pembimbing spiritual yang mendampingi jamaah agar ibadah umrah menjadi momentum transformasi diri.
Baca Juga: Ratusan Warga Sukanagara Tasikmalaya Bersihkan Sungai dan Tanam Pohon
Direktur PT Idrisiyyah Tour and Travel, Ustadz Sandra Yusuf, menjelaskan bahwa konsep utama yang di usung adalah “nyantri di Tanah Suci”.
Jamaah tidak hanya menjalankan rangkaian ibadah secara teknis, tetapi juga di bimbing untuk menghadirkan kekhusyukan dan kesadaran batin selama berada di Mekkah dan Madinah.
“Misi kami bukan hanya membawa tubuh jemaah ke Baitullah, tetapi memastikan hatinya benar-benar sampai kepada Allah SWT. Umroh kami jadikan sarana peningkatan spiritual dengan pendekatan Tasawuf,” ujar Ustadz Sandra saat ditemui di Pesantren Idrisiyyah, Sabtu (17/1/2026).
Selama berada di Arab Saudi, jemaah menjalani aktivitas harian layaknya santri. Mulai dari kajian rohani yang membedah makna ibadah, tahsin dan tadarus Al-Qur’an di tempat mustajab, hingga pendampingan intensif dari awal hingga akhir kegiatan ibadah.
Di tengah maraknya isu travel umroh bermasalah, Idrisiyyah menegaskan komitmennya pada profesionalisme dan legalitas. Travel ini telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama, serta menerapkan sistem harga yang transparan tanpa biaya tersembunyi.
Keunikan Idrisiyyah Tour and Travel
Untuk masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya, paket umroh ditawarkan dengan harga mulai Rp26 juta. Harga tersebut dirancang agar tetap terjangkau, tanpa mengurangi kenyamanan dan kualitas layanan bagi jemaah.
Keunikan lain dari PT Idrisiyyah Tour and Travel terletak pada prinsip nirlaba. Seluruh keuntungan yang diperoleh, 100 persen dialokasikan kembali untuk mendukung operasional dan pengembangan Pesantren Idrisiyyah. Dengan demikian, setiap langkah jemaah di Tanah Suci juga menjadi amal jariyah bagi pendidikan para santri.
Sejak berdiri pada 2010 hingga 2025, Idrisiyyah secara konsisten memberangkatkan para guru dan asatidz pesantren untuk melaksanakan umroh secara gratis. Pada tahun 2026 ini, salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Ustadz Adang Nurdin, pengajar di Pesantren Idrisiyyah.
Ustadz Sandra mengungkapkan harapan besarnya agar ke depan semakin banyak guru ngaji di pelosok Tasikmalaya yang dapat merasakan ibadah umroh melalui program sosial tersebut.
“Idrisiyyah berbasis Tasawuf, sehingga bimbingannya tidak hanya teknis, tetapi menyentuh batin. Kami berizin resmi, profesional, harga jujur, dan setiap jemaah yang berangkat berarti ikut berdonasi untuk pesantren,” tegasnya.
Bagi masyarakat yang mendambakan perjalanan umroh yang tidak hanya terekam dalam foto, tetapi juga meninggalkan jejak mendalam di hati, program “Bukan Umroh Biasa” dari PT Idrisiyyah Tour and Travel menjadi alternatif yang layak menjadi pertimbangan.
(Abdul)


