spot_img
Sabtu 17 Januari 2026
spot_img

Ahmad Fazri Pimpin IPM Garut, Targetkan Pengurangan Plastik 40 Persen

GARUT,FOKUSJabar.id: Kepengurusan baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Garut resmi memulai langkahnya dengan membawa agenda besar. Ketua Umum PD IPM Garut periode 2025–2027, Ahmad Fazri, menegaskan tiga isu strategis yang akan menjadi fondasi gerakan organisasi pelajar tersebut selama dua tahun ke depan.

Tiga fokus utama itu meliputi penguatan pendidikan sebagai kompas moral dan intelektual, kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta pengarusutamaan inklusivitas dan hak asasi manusia (HAM) di kalangan pelajar.

Baca Juga: Piazza Firenze Garut Jadi Simbol Kebangkitan Industri Kulit Premium

Fazri menekankan, pendidikan harus menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus peningkatan kualitas akademik pelajar di Kabupaten Garut. IPM, menurutnya, berkomitmen hadir sebagai wadah pembinaan yang mendorong lahirnya pelajar berintegritas dan berdaya saing.

Di bidang lingkungan hidup, IPM Garut bertekad mengambil peran aktif melalui aksi konkret. Salah satu target yang dicanangkan adalah pengurangan penggunaan plastik hingga 40 persen, sebagaimana amanat Musyawarah Daerah (Musyda). Upaya tersebut akan diwujudkan melalui kampanye ramah lingkungan, termasuk membiasakan penggunaan tumbler di kalangan pelajar.

“Isu lingkungan tidak bisa hanya menjadi slogan. Harus ada perubahan perilaku nyata di sekolah dan kehidupan sehari-hari,” ujar Fazri.

Sementara pada isu inklusivitas dan HAM, Fazri menegaskan pentingnya kesetaraan hak bagi seluruh pelajar tanpa terkecuali. Perhatian khusus akan diberikan kepada kelompok disabilitas dan kelompok rentan, termasuk penguatan isu kesehatan mental serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin IPM benar-benar berdampak bagi sekitar. Sejalan dengan Teologi Al-Ma’un yang mengajarkan keberpihakan pada mereka yang lemah dan rentan,” tegas Fazri usai dilantik di Gedung Pemuda, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (17/1/2026).

Tetap Adaftif Menghadapi Kemajuan Zaman

Sementara itu, Ketua Umum PD IPM Garut periode 2023–2025, Dwi Azhar Ramdani, menitipkan pesan agar kepengurusan baru tetap adaptif menghadapi dinamika zaman. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara idealisme gerakan dan pragmatisme positif, terutama di era digital yang serba cepat.

Dukungan juga datang dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Garut, Agus Rahmat Nugraha. Ia berharap PD IPM Garut terus menjadi ruang pembinaan kader yang mampu melahirkan calon pemimpin masa depan yang berkontribusi bagi kemajuan peradaban.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, menyoroti persoalan rendahnya angka partisipasi sekolah di daerah tersebut. Ia mengungkapkan adanya kesenjangan sekitar 13 persen lulusan SD yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

“Kami berharap IPM Garut bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk memotivasi anak-anak yang putus sekolah. Baik karena faktor ekonomi maupun geografis, agar kembali melanjutkan pendidikan,” ujar Nurrodhin.

Pelantikan PD IPM Kabupaten Garut periode 2025–2027 ini menjadi momentum penguatan sinergi antara gerakan pelajar. Kemudian mempererat juga sinergi Persyarikatan Muhammadiyah, dan Pemerintah Kabupaten Garut. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya jajaran Pimpinan Wilayah IPM Jawa Barat, Ketua PD Aisyiyah Garut Hj. Eti Nurhayati, Ketua DPD KNPI Kabupaten Garut Agil Syahrizal, serta perwakilan organisasi otonom Muhammadiyah lainnya.


(Y.A. Supianto)

spot_img

Berita Terbaru