spot_img
Jumat 16 Januari 2026
spot_img

Diteror Cuaca Buruk, Penumpang 1 Minggu Tertahan di Pelabuhan Kalianget

SUMENEP, FOKUSJabar.id: Akibat cuaca buruk, puluhan penumpang asal Kepulauan Masalembu Kabupaten Sumenep Jawa Timur (Jatim) tertahan selama sepekan di Pelabuhan Kalianget.

Mengutip kompas.com, cuaca buruk menyebabkan pelayaran menuju kampung halaman mereka belum mendapat izin.

BACA JUGA:

Menko AHY: Anggaran Pembangunan Rumah Terdampak Bencana Sumatera Rp8,2 M

Salah satu penumpang asal Desa Masalima Kecamatan Pulau Masalembu, Madda’i mengatakan, Dia bersama keluarganya telah menunggu kapal selama sepekan.

“Kami sudah satu minggu menunggu kapal. Tiga hari pertama masih bisa istirahat di penginapan (sekitar pelabuhan),” katanya, Jumat (16/1/2026).

Namun, karena bekal dan biaya hidup menipis, Madda’i dan sebagian besar penumpang lainnya terpaksa tidur di Dermaga 3 Pelabuhan Kalianget.

“Uang kami mulai habis. Jadi kami pindah tidur di dermaga,” ungkap Madda’i.

Menurut Dia, kondisi serupa di alami sebagian besar penumpang asal Masalembu yang masih bertahan di dermaga.

“Yang masih di dermaga itu rata-rata bekalnya sudah menipis,” kata Dia.

Penumpang lain, Rohaniyah mengaku, Dia sempat mendapat informasi mengenai rencana pelayaran Kapal Sabuk Nusantara 92 menuju Masalembu.

Kapal tersebut dikabarkan telah sandar di Pelabuhan Kalianget dan proses pemuatan barang mulai dilakukan.

“Kapal Sabuk Nusantara 92 sudah sandar dan barang-barang mulai dinaikkan. Meski begitu, belumada kepastian soal keberangkatan,” ungkap Rohaniyah.

BACA JUGA:

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi Terjadi 16-19 Januari

Dia mengaku khawatir jika larangan berlayar kembali diperpanjang. Alhasil, akan semakin lama tertahan di pelabuhan.

Selama menunggu di pelabuhan, Rohaniyah mengaku terbantu dengan adanya bantuan makanan dari Dinas Sosial P3A Sumenep.

“Kami dapat jatah makan. Itu sangat membantu selama menunggu di sini,” katanya.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas menegaskan, pihaknya masih menunggu rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca.

Menurut Dia, rilis tersebut akan menjadi dasar penentuan izin berlayar.

“Kami masih menunggu rilis BMKG untuk dianalisis. Apakah pelayaran aman atau tidak,” kata Anas.

Menurut Anas, selama cuaca buruk masih terjadi pelayaran akan ditunda demi keselamatan penumpang.

“Belum ada kepastian soal. Bagi kami, Keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas,” tutupnya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru