PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Citra Pitriyami meluapkan kekecewaannya setelah mendapati kawasan sepadan Pantai Batu Hiu penuh sampah dan pedagang yang semakin menjamur. Kondisi tersebut dinilai merusak keindahan serta citra destinasi wisata unggulan Pangandaran.
Peristiwa itu terjadi saat Citra melakukan aktivitas lari pagi bersama tim dan anak bungsunya, menyusuri kawasan Batu Hiu hingga menuju Pendopo Bupati di Parigi. Saat melintas di lokasi wisata tersebut, ia mendapati lingkungan yang tampak kumuh akibat sampah berserakan dan bertambahnya pedagang baru di area sepadan pantai.
Baca Juga: DKPKP Pangandaran Siapkan Pangan Lokal untuk Sukseskan Program MBG 2026
Kekecewaan tersebut kemudian Citra unggah melalui akun media sosial pribadinya. Dalam video yang beredar, ia terlihat terkejut sekaligus prihatin melihat kondisi Batu Hiu. Ia juga sempat berdialog langsung dengan sejumlah pedagang untuk mengetahui latar belakang keberadaan mereka.
Tak lama berselang, Citra langsung menghubungi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pangandaran, Adelia, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pangandaran, Bangi, melalui sambungan telepon.
Dalam percakapannya dengan pihak Disparbud, Citra meminta data terbaru jumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan Batu Hiu. Ia menilai pertumbuhan pedagang yang tidak terkendali dapat menimbulkan persoalan serius bagi penataan kawasan wisata.
“Saya minta data pedagang di Batu Hiu ada berapa banyak. Lihat ini, pedagangnya sudah terlalu banyak. Kalau begini caranya repot. Saya tunggu di Pendopo jam 11.00 WIB bersama kepala dinas,” ujar Bupati Citra dengan nada tegas.
Pengaturan Jumlah Pedagang
Citra kemudian menginstruksikan Kasatpol PP Pangandaran untuk segera turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Ia menegaskan tidak ingin jumlah pedagang terus bertambah tanpa pengaturan yang jelas.
“Pak Kasat segera ke Batu Hiu dan berkoordinasi dengan Pokdarwis. Lihat dari ujung patung Batu Hiu sampai dekat penangkaran penyu, pedagang sudah bertambah. Saya tidak mau ini terus berlanjut. Bagaimana kebersihannya?” tegasnya.
Ia juga meminta Satpol PP bersama Dinas Pariwisata segera menertibkan kawasan yang dipenuhi sampah dan melakukan penataan menyeluruh agar kawasan wisata tetap bersih dan tertib.
Menurut Bupati Citra, menjamurnya pedagang tanpa pengelolaan yang baik membuat kawasan wisata Batu Hiu terlihat kumuh dan berpotensi menurunkan daya tarik wisata. Selain itu, ia juga meminta sterilisasi pedagang musiman yang mulai bermunculan di kawasan Jembatan Sodongkopo.
Berdasarkan pantauan Rabu (14/1/2026), video unggahan Bupati Pangandaran di penonton akun YouTube @BupatiPangandaran telah lebih dari enam ribu kali dan menuai beragam respons dari warganet.
Sejumlah netizen memberikan dukungan atas sikap tegas Bupati Citra.
“Mantap, Ibu Bupati harus tegas. Kalau tidak, pedagang akan bertindak sesuka hati,” tulis akun @adelwialexa7096.
“Gas, Ibu Cantik. Menyala! Bangun Pangandaran demi Jawa Barat Istimewa,” komentar akun @Supriyadi.
(Sajidin)


