PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Wisatawan yang berkunjung masuk dengan tiket ke enam destinasi wisata di Kabupaten Pangandaran. Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 mengalami lonjakan signifikan di bandingkan dengan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data kunjungan, total wisatawan pada periode 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 337.011 orang. Sedangkan pada periode Nataru 2024–2025 tercatat sebanyak 156.355 orang.
Hal ini menunjukkan peningkatan sekitar 180.656 orang atau 116 persen pada periode 2025 – 2026.
Baca Juga: Inilah Jumlah WNA Yang Menikah Dengan Warga Pangandaran
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugistha menyampaikan. Bahwa lonjakan kunjungan tersebut mencerminkan tren positif sektor pariwisata daerah, sekaligus menunjukkan validitas data yang semakin baik.
“Sejak Januari 2024, sistem penghitungan tiket sudah menggunakan basis per orang, bukan lagi per kendaraan. Dengan metode ini, data yang di hasilkan menjadi lebih akurat. Dan bisa di bandingkan secara apple to apple antar periode,” ungkap Dadan Sugistha, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan kunjungan terjadi di seluruh destinasi wisata utama milik Pemda Pangandaran. Bahkan, beberapa destinasi mencatat lonjakan sangat tinggi secara persentase.
Baca Juga: Operasi di Pangandaran, Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap di Bandung
Berdasarkan data per destinasi, Batu Hiu mencatat kenaikan tertinggi dengan lonjakan mencapai 272 persen, di susul Madasari sebesar 217 persen. Batu karas naik 163 persen, Green Canyon 132 persen, Pantai Pangandaran 115 persen, dan Karapyak 108 persen.
“Angka ini di hitung pertanggal 4 Januari, karena proses rekonsiliasi data. Biasanya di lakukan maksimal setiap tanggal 10 bulan berikutnya,” katanya.
Menurutnya, peningkatan ini masih terus berjalan, terutama untuk transaksi non-tunai yang membutuhkan waktu lebih lama untuk tercatat. “Jadi, jumlah kunjungan masih berpotensi bertambah,” katanya.
(Sajidin)


