spot_img
Minggu 11 Januari 2026
spot_img

Wamendikdasmen Resmikan Gedung SMAN 11 Kota Tasikmalaya, Simbol Komitmen Pendidikan Bermutu

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Setelah melalui proses panjang sejak digagas pada 2016, gedung megah SMA Negeri 11 Kota Tasikmalaya yang berlokasi di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, akhirnya resmi digunakan.

Peresmian gedung sekolah tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Atip Latiful Hayat, bersama Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Minggu (11/1/2026). Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan balon udara ke langit Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: KONI Kota Tasikmalaya Ingin Cabor Padel Masuk Induk Organisasi

Peresmian gedung SMAN 11 yang dibangun dengan anggaran negara sekitar Rp8 miliar itu berlangsung meriah dan khidmat. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh, Kepala Dinas Pendidikan Rojab Riswan Taufik, Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Evi Silviany, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Mahmud Saputra, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, serta para kepala sekolah SD, SMP, dan SMA se-Kota Tasikmalaya.

Peresmian SMAN 11 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, bermutu, dan terjangkau guna meningkatkan kualitas pendidikan generasi penerus bangsa.

Dalam sambutannya, Wamendikdasmen RI Atip Latiful Hayat menegaskan bahwa peresmian gedung sekolah tersebut merupakan langkah strategis dalam pemerataan pendidikan berkualitas.

“Gedung baru SMAN 11 di Bungursari yang kita resmikan hari ini diharapkan kelak mampu melahirkan generasi hebat, yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan,” ujar Atip.

Pembangunan Infrastruktur

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur fisik pendidikan memiliki peran penting dalam menunjang kualitas proses belajar-mengajar. Namun demikian, pembangunan karakter dan akhlak peserta didik tetap menjadi prioritas utama.

“Kita tidak hanya fokus pada pembangunan fisik sekolah. Namun juga pada pembentukan karakter dan akhlak peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Sebagaimana tujuan pendidikan nasional,” jelasnya.

Menurut Atip, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus melakukan pembenahan menyeluruh di sektor pendidikan. Mulai dari pembangunan dan revitalisasi sekolah hingga peningkatan kualitas pembelajaran dan karakter siswa.

“Melalui pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kurikulum, kita ingin mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berakhlak mulia,” paparnya.

Atip juga menyampaikan bahwa kehadiran gedung baru SMAN 11 Kota Tasikmalaya diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Sekolah ini dibangun untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan bermutu. Serta dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kota Tasikmalaya,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2026, Kemendikdasmen RI mengalokasikan anggaran lebih dari Rp14 triliun untuk pembangunan. Kemudian mengalokasikan revitalisasi ruang kelas di seluruh Indonesia yang mengalami kerusakan atau tidak layak pakai.

Usai peresmian, Wamendikdasmen RI bersama Wali Kota Tasikmalaya dan rombongan meninjau sejumlah ruang kelas serta fasilitas penunjang lainnya.

Gedung SMAN 11 Kota Tasikmalaya berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektare. Lengkap dengani berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang perpustakaan, UKS, laboratorium komputer, masjid, kantin, serta lapangan basket yang representatif.


(Seda)

spot_img

Berita Terbaru