spot_img
Minggu 11 Januari 2026
spot_img

Ketum PDI-P Buka Suara Soal Kerusakan Lingkungan

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketum PDI-P), Megawati Soekarnoputri menyampaikan kritik keras terhadap arah kebijakan negara yang dinilai telah melembagakan kerusakan lingkungan.

Kritik keras Megawati disampaikan saat peringatan HUT ke-53 PDI-P sekaligus pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Jakarta, Sabtu (10/1/2026) kemarin.

BACA JUGA:

Ketua DPC PDI-P Garut Bantu 2 Lansia Korban Kebakaran di Sukawening

Mengutip kompastv, Ketum PDI-P menegaskan rangkaian bencana ekologis. Termasuk yang melanda Sumatera.

Menurut Dia, bencana alam tersebut bukan semata-mata kehendak alam. Namun konsekuensi langsung dari pilihan kebijakan.

Ketum PDI-P fokusjabar.id
(foto: web)

Megawati mengatakan, bencana hidrometeorologi yang menewaskan ribuan orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi harus dibaca sebagai peringatan sejarah.

Kerusakan alam yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan dan keselamatan rakyat.

BACA JUGA:

Lagi, Aceh Utara Diterjang Banjir

“Bencana yang terjadi. Khususnya di Sumatera, bukan hanya kehendak alam. Tapi akibat dari ulah manusia,” kata Ketum PDI-P.

Megawati secara tegas menyatakan, kerusakan ekologis tidak terjadi secara kebetulan. Dia menyoroti peran regulasi dan kebijakan yang memberi ruang luas bagi eksploitasi SDA atas nama pembangunan dan investasi.

“Kita harus berani jujur. Kerusakan ini juga dilembagakan oleh kebijakan,” ucap Megawati.

Megawati menyebut, UU dan peraturan yang memberikan konsesi besar kepada korporasi telah membuka jalan bagi deforestasi masif, perampasan wilayah adat serta penghancuran ekosistem penyangga kehidupan.

Pembangunan semacam ini dinilai menyingkirkan rakyat kecil yang justru menanggung dampak paling berat ketika bencana terjadi.

“Ini bukan pembangunan. Melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban,” tegas Megawati.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru