spot_img
Minggu 11 Januari 2026
spot_img

Hartono Soekwanto Tebar Ikan Koi Asli Jepang ke Situ Cipanten Majalengka 

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id:  Sebuah fenomena yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah konservasi dan hobi ikan hias dunia baru saja pecah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. 

Pada Minggu, 11 Januari 2026, Situ Cipanten  Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang resmi menjadi saksi bisu aksi spektakuler yang di lakukan oleh Bos Koi ternnama di Indonesia, Hartono Sukwanto.

​Bukan sekadar penebaran benih ikan biasa, Hartono Soekwanto melepaskan 2.165 ekor Koi kualitas premium keturunan asli Jepang langsung ke habitat liar. 

Baca Juga: Terharu! Bupati Majalengka Apresiasi Kedermawanan Bos Koi Hartono Sukwanto

Aksi ini di nobatkan sebagai yang pertama di dunia, di mana ikan-ikan kelas kontes dengan nilai total mencapai lebih dari Rp3 Miliar di biarkan hidup bebas di alam terbuka untuk di nikmati masyarakat luas.

​Investasi Fantastis

​Bayangkan saja, saat berdiri di dermaga Situ Cipanten dan melihat ikan seharga mobil baru berseliweran di bawah kaki. Itu bukan lagi mimpi.

Dari ribuan ikan yang di lepas, rincian harganya benar-benar mencengangkan. 2.000 Ekor Koi Premium, masing-masing bernilai minimal Rp1 juta.

​Dan sebanyak 165 Ekor Koi Indukan kelas sultan (Parent Stock) yang merupakan primadona dari pelepasan tersebut. Harga per ekornya di banderol paling murah Rp100 juta hingga yang termahal mencapai Rp350 juta.

​Jenis-jenis elit seperti Kawarimono, Hiutsuri, hingga Mix Gosanke kini menjadi penghuni tetap Situ Cipanten Desa Gunungkuning.

Warga Majalengka kini bisa berbangga hati karena objek wisata kebanggaan mereka kini di huni oleh ikan-ikan yang biasanya hanya bisa di miliki oleh kalangan jetset dan kolektor kelas kakap.

​Alasan di Balik “Langkah Gila” Hartono Sukwanto

​Banyak yang bertanya-tanya, mengapa ikan semahal itu di lepaskan ke alam bebas. Bos Koi Hartono Sukwanto mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan kejernihan air Situ Cipanten.

​”Kondisi air di sini sangat istimewa. Bersih, stabil, dan minim bakteri jahat. Saya yakin Koi-Koi ini tidak hanya akan bertahan hidup, tapi akan merasa jauh lebih bahagia dan berkembang biak dengan baik di sini daripada di kolam beton,” ujar Hartono dengan nada mantap.

​Ia juga menegaskan bahwa kedermawanannya ini adalah bentuk dedikasi untuk tanah air. Ia ingin masyarakat biasa bisa menikmati keindahan “tarian” Koi kelas sultan tanpa harus menjadi kaya raya terlebih dahulu.

Irfan Hakim dan Bupati Majalengka

​Acara pelepasan ini berlangsung meriah dengan kehadiran artis sekaligus pecinta hewan, Irfan Hakim, serta Audrey King of The Jungle. Ribuan pasang mata pengunjung Situ Cipanten ikut menjadi saksi momen bersejarah ini.

​Irfan Hakim yang ikut menceburkan ikan secara simbolis ke air berpesan kepada masyarakat agar menjaga aset berharga ini dengan sepenuh hati.

 “Ini adalah laboratorium fauna hidup. Saya minta tolong kepada seluruh pengunjung, mari kita jaga bersama. Jangan di curi, jangan di kotori airnya. Mari kita beri makan agar mereka gemuk dan sehat.” kata Irfan Hakim.

​Senada dengan Irfan, Bupati Majalengka, Eman Suherman, merasa sangat terharu dengan aksi luar biasa dari seorang Bos Koi Hartono Soekwanto.

“Ini adalah hibah yang luar biasa bagi warga Majalengka. Nilainya bukan main-main, miliaran rupiah. Kami bermimpi Majalengka akan menjadi pusat wisata edukasi kelas dunia dengan adanya ekosistem unik ini,” tuturnya.

Eman Suherman pun berharap Bos Koi Hartono Sukwanto bisa melirik lokasi wisata alam yang lain di Majalengka untuk ditebari ikan Koi sultan harga ratusan juta karena di Majalengka masih banyak lokasi wisata alam yang menarik dan luas.

Baca Juga: Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten

Dari Wisata Lokal Menuju Magnet Dunia

​Dengan adanya ribuan Koi sultan ini, wajah Situ Cipanten di pastikan berubah drastis. Pengalaman berinteraksi langsung (feeding experience) dengan ikan-ikan seharga ratusan juta rupiah akan menjadi daya tarik utama yang tidak di miliki oleh destinasi wisata manapun di dunia.

​Kini, Situ Cipanten bukan lagi sekadar danau biru yang indah, melainkan simbol kemewahan alam yang menyatu dengan kedermawanan manusia. 

Bagi para pelancong, siapkan kamera dan pakan ikan, karena pengalaman “bercengkerama dengan miliaran rupiah” di bawah air sudah menanti dan menjadi pengalaman yang sangat luar biasa.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru