spot_img
Sabtu 10 Januari 2026
spot_img

Wamenag: Sholawat sebagai Ibadah Pemersatu Bangsa di Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo H. Muhammad Syafi’i hadir dalam acara Sholawat Kebangsaan di Stadion Galuh Ciamis Jawa Barat (Jabar), Jumat (9/1/2026) malam.

Sholawat Kebangsaan merupakan acara puncak Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama.

BACA JUGA:

Polres Ciamis Intensifkan Patroli Anti premanisme

Menurut Wamenag, sholawat bukan sekadar tradisi keagamaan. Namun bagian dari ibadah yang memiliki makna mendalam dalam memperkuat persatuan bangsa.

“Sholawat adalah penentu sah atau tidaknya shalat kita. Melalui sholawat, kita menjemput keberkahan Allah SWT dan memperkuat persatuan,” katanya.

Untuk itu, Wamenag mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kerukunan. Kata Dia, persatuan antara pemimpin dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mendukung penuh kegiatan keagamaan tersebut. Dia fasilitasi Stadion Galuh sebagai lokasi acara Sholawat Kebangsaan.

Herdiat juga memohon doa bagi kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh.

“Saya mohon doa untuk kesejahteraan masyarakat serta kesuksesan PSGC Ciamis,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Jadi Penyebab Banjir, Damkar Rancah Ciamis Bersihkan Gorong-gorong

Habib Syech menyampaikan pesan kebangsaan dan persatuan. Dia mengajak jamaah mendoakan para pemimpin agar selalu amanah.

Selain itu, mendoakan saudara-saudara yang tengah tertimpa bencana di Sumatera dan Aceh.

Habib Syech mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi informasi di era digital dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Mari bangun Indonesia dengan kasih sayang, saling mencintai dan saling meringankan beban,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim mengatakan, Sholawat Kebangsaan menjadi ikhtiar batin dan doa bersama. Khususnya ditengah maraknya bencana alam yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.

“Kami ingin berdoa sejak dini agar Indonesia. Khususnya Jawa Barat dan Ciamis senantiasa dilindungi Allah SWT dari marabahaya,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan penuh Pemkab yang dinilai responsif dalam memfasilitasi kegiatan berskala besar tersebut. Termasuk penggunaan Stadion Galuh yang jarang digunakan untuk kegiatan keagamaan.

BACA JUGA:

Petugas dan Warga Binaan Lapas IIB Ciamis Tes Urine, Ada Apa?

Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis, Nonop Hanafi menambahkan, Sholawat Kebangsaan merupakan wujud kolaborasi antara Kementerian Agama, pondok pesantren dan seluruh elemen umat dalam menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta menjaga kerukunan bangsa.

“Sholawat Kebangsaan menumbuhkembangkan kecintaan umat Islam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Sekaligus memperkuat sinergi Kemenag dengan pondok pesantren sebagai pilar pembinaan umat,” jelasnya.

Menurutnya, acara tersebut menjadi refleksi kelemahan manusua di hadapan Allah SWT. Terlebih saat ini Indonesia sedang diuji oleh bencana alam, ketidakpastian global dan dinamika geopolitik.

“Kerukunan dan kedamaian adalah prasyarat utama lahirnya peradaban besar. Dzikir dan sholawat ini adalah ikhtiar spiritual agar Indonesia tetap rukun, damai dan kuat menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Baik dari dalam maupun luar Kabupaten Ciamis.

(Nank Irawan)

spot_img

Berita Terbaru