CIAMIS, FOKUSJabar.id: Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Ciamis menggelar Kejuaraan Satria Galuh Karate Open 2026. Sebagai upaya memperkuat pembinaan dan peningkatan prestasi atlet karate di daerah.
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10-11 Januari 2026). Di Gedung Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis ini diikuti 297 atlet dari 24 kontingen dojo. Peserta datang dari Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Tasikmalaya dan Pangandaran, mulai kategori usia dini hingga senior.
Ketua FORKI Kabupaten Ciamis, H. Asep Rahmat mengatakan, pembinaan karate harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya berorientasi pada prestasi. Tetapi juga pembentukan karakter dan sportivitas atlet.
Baca Juga: Puluhan Ayam Sentul di Bangbayang Ciamis Mati Diterkam Macan?
“Kejuaraan ini menjadi momentum untuk membangun semangat baru dan menatap masa depan karate Ciamis. Agar lebih baik dan berprestasi,” kata Asep, Sabtu (10/01/2026).
Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pelatih, wasit, atlet, hingga orang tua, untuk bersama-sama menjadikan karate. Sebagai cabang olahraga unggulan yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis.
Ketua Umum Bandung Karate Club (BKC) Kabupaten Ciamis, R. Ega Anggara Al-Kautsar, SH, MM, menyebut kejuaraan ini bukan sekedar ajang kompetisi. Tetapi juga sarana silaturahmi dan penguatan persaudaraan antar-karateka lintas daerah.
“Kehadiran para peserta menunjukkan semangat ukhuwah dan kebersamaan dalam dunia perkaratean,” ungkapnya.
Menurutnya, meski kondisi anggaran olahraga belum ideal, hal tersebut tidak boleh menghambat pembinaan atlet. Menurutnya, karate memiliki manfaat besar bagi kesehatan jasmani dan rohani serta potensi melahirkan atlet andalan di masa depan.
Patut Jadi Contoh
Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Endang Sutrisna, turut mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini. Ia menilai langkah FORKI Ciamis patut menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya.
“Saat banyak cabang olahraga belum bergerak, karate sudah memulai agenda. Ini menunjukkan semangat dan kepemimpinan yang progresif,” katanya.
Baca Juga: Wamenag: Sholawat sebagai Ibadah Pemersatu Bangsa di Ciamis
Endang menjelaskan, dari 39 cabang olahraga yang terdaftar di KONI Ciamis. Hanya 31 cabang yang mendapat pembinaan intensif akibat keterbatasan anggaran. Namun karate tetap menunjukkan potensi besar dengan pembinaan berjenjang dari tingkat SD hingga SMA.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Ahdiat, mengatakan Satria Galuh Karate Open 2026 menjadi ajang penjaringan bibit atlet potensial. Untuk menghadapi kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami berharap kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan berkelanjutan dan memacu semangat juang atlet-atlet muda karate Ciamis,” pungkasnya.
(Nank Irawan)


