spot_img
Sabtu 10 Januari 2026
spot_img

3 Kecamatan di Kabupaten Garut Diterjang Bencana

GARUT, FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Jumat (9/1/2026).

Akibatnya, sejumlah rumah di Kecamatan Cibatu dan Sukawening mengalami kerusakan. Sementara luapan air sempat merendam pemukiman di Tarogong Kaler.

BACA JUGA:

Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang Terjadi di Sukaluyu Garut

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman mengatakan, tim reaksi cepat telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan.

Kerusakan Akibat Angin Kencang

Di Kecamatan Sukawening, fenomena angin puting beliung merusak bagian dapur tiga rumah warga di Desa Sukaluyu. Yakni milik Entar (Kampung Tegalsari), Uti (Kampung Sukasirna) dan Linda warga Kampung Warung.

Selain itu, sebuah pohon tumbang menimpa areal persawahan di Kampung Tagog.

“Kejadian di Sukawening berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Selain dapur rumah roboh, curah hujan tinggi juga menyebabkan pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Daris.

Sementara di Kecamatan Cibatu, sebuah rumah di Kampung Sindangkerta Desa Kertajaya mengalami kerusakan pada bagian atap.

Rumah tersebut tertimpa pohon kelapa tumbang saat hujan badai pada pukul 14.45 WIB.

Petugas dari BPBD bersama Disdamkar dan Forkopimcam langsung melakukan evakuasi material pohon di lokasi tersebut.

BACA JUGA:

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah, DPRD Garut Berikan Catatan Prioritas

Penyaluran Bantuan Logistik

Menanggapi kerusakan rumah, pihaknya tengah menyiapkan bantuan stimulan untuk meringankan beban para korban.

“Sesuai prosedur kedaruratan, kami segera menyiapkan paket bantuan logistik darurat bagi keluarga yang terdampak. Bantuan berupa sembako, perlengkapan tidur (matras dan selimut) serta terpal untuk menutup atap rumah yang rusak agar sementara tetap bisa dihuni,” jelas Daris.

kabupaten garut fokusjabar.id
Dapur rumah di Desa Sukaluyu ambruk

Dia menambahkan, pendataan fisik bangunan yang rusak sedang divalidasi untuk dikoordinasikan lebih lanjut terkait kebutuhan material bangunan.

Banjir Luapan di Tarogong Kaler

BPBD juga merespons laporan masyarakat terkait banjir luapan di Kampung Neglasari Desa Sukawangi Kecamatan Tarogong Kaler.

Banjir dipicu oleh tersumbatnya saluran drainase oleh sampah dan ranting pohon. Namun, saat tim tiba di lokasi, air sudah mulai surut.

BACA JUGA:

Apdesi Merah Putih Garut Bantu Korban Bencana Aceh Tamiang

Daris mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang.

“Kami meminta warga untuk rutin mengecek kondisi pohon besar di sekitar rumah. Selain itu, pastikan saluran air tidak tersumbat sampah untuk meminimalisir risiko bencana di puncak musim penghujan,” tutupnya.

(Y.A. Supianto)

spot_img

Berita Terbaru