spot_img
Jumat 9 Januari 2026
spot_img

Wacana Pembangunan Terminal Tipe A, Dishub Pangandaran Angkat Bicara

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Terkait wacana pembangunan terminal tipe A di wilayah Kecamatan Cijulang. Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Jawa Barat angkat bicara.

“Kriteria kawasan Kabupaten Pangandaran, destinasi wisata saat ini belum saatnya ada pembangunan terminal tipe A,” ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basyah, Jumat (9/1/2026).

Selain itu, Ghaniyy juga menjelaskan, bahwa pembangunan terminal tipe A merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: Kok Bisa Hilang Spanduk Penyitaan Videotron di Pangandaran?

“Karena pembangunan terminal tipe A. tentu akan menghabiskan anggaran yang cukup besar, dan ada beberapa hal yang perlu di perhatikan,” jelasnya.

Pertama, jenis layanan yaitu, AKAD, AKDP, bus wisata di butuhkan jika mayoritas wisatawan lintas provinsi. Kedua, Integrasi Moda (Bandara, Kereta Api) akan lebih efektif bila simpul transportasi terpadu.

“Ketiga, biaya operasional sangat besar, dan akan layak jika di dukung APBN secara berkelanjutan. Dan keempat, skala pelayanan, relevan untuk KSPN dan destinasi Prioritas Nasional,” tegasnya.

Jadi, lanjut dia, beberapa item tersebut meski harus di perhatikan oleh para stakeholder. Karena kelayakan pembangunan terminal tipe A yang beririsan dengan kawasan destinasi wisata, akan menjadi simpul pergerakan wisatawan lintas provinsi.

Baca Juga: Konon, di Cijulang Pangandaran Bakal Dibangun Terminal Tipe A?

“Juga, memiliki volume AKAP tinggi, serta berfungsi sebagai gateway pariwisata nasional,” tuturnya.

Dia juga menambahkan, bahwa mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran terdiri dari intra – Provinsi Jawa Barat dan sebagian lintas provinsi (DKI, Jateng).

“Dengan pola perjalanan, Bus pariwisata, kendaraan pribadi dan AKDP dominan, sementara AKAP terbatas. Selanjutnya, akses jalan juga bukan koridor utama jalan nasional primer AKAP. Sehingga optimalisasinya belum maksimal,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru