BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kabar baik bagi Persib Bandung dan Persija Jakarta menyusul kekalahan yang diderita Borneo FC di kandang Persita Tangerang, Jumat (9/1/2026) sore tadi.
Laga pamungkas putaran pertama Super League 2025/2026 dimenangkan Laskar Pendekar Cisadane dengan skor meyakinkan 2-0.
BACA JUGA:
Persib Siap Hadapi Persija dan Targetkan Kemenangan
Dua gol kemenangan Persita Tangerang masing-masing dicetak Javlon Guseynov dan Aleksa Andrejic.
Tambahan tiga poin membuat Persita Tangerang menempati posisi lima besar. Sementara Borneo FC masih berada di puncak klasemen dengan 37 poin.
Posisi puncak Borneo FC bisa dikudeta Persib Bandung dan Persija Jakarta yang bakal bermain pada Minggu (11/1/2026).
Persib Bandung dan Persija memiliki poin yang sama (35 poin). Sehingga kedua kesebelasan tersebut berpeluang menjadi juara paruh musim Super League 2025/2026.
Duel panas Maung Bandung versus Macan Kemayoran bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar).
BACA JUGA:
Wagub Jabar Imbau Bobotoh Gelar Nobar
Anak asuh Bojan Hodak lebih diuntungkan dalam laga pamungkas tersebut. Bagaimana tidak, Thom Haye dan kawan-kawan bermain di hadapan para pendukungnya (Bobotoh).
Posisi striker, Persib Bandung mengandalkan Ramon Tanque. Pasalnya Andrew Jung harus absen pada laga pamungkas.
Sementara di posisi sayap, Bojan Hodak memiliki banyak senjata rahasia pemain pengganti Saddil Ramdani yang terkena merah.
Selain ada nama Uilliam Barros dan Berguinho, Persib juga bisa memainkan Beckham Putra Nugraha yang dapat menjadi inisiator serangan balik.
Terlebih, lima pemain andalan Persib Bandung sudah kembali bergabung.
Alhasil, Maung Bandung memiliki peluang besar kembali merebut puncak. Di mana sebelumnya sempat dikudeta Borneo FC pada pekan lalu.
BACA JUGA:
Persib Bandung vs Persija Bobotoh Diminta Jaga Keamanan
Andai menang dari Persija, anak asuh Bojan Hodak bisa saja mengulang momen pada musim lalu. Yakni, juara paruh musim.
Saat itu, Maung Bandung menang 1-0 dalam lawatannya ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo.
(Bambang Fouristian)


