spot_img
Jumat 9 Januari 2026
spot_img

MTsN 11 Tasikmalaya Terapkan Pemilihan Ketua OSIS Berbasis Digital

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: MTsN 11 Tasikmalaya terus berinovasi dalam menghadirkan tata kelola pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Salah satunya melalui penerapan sistem digital dalam Pemilihan Ketua OSIS yang digelar pada Jumat (9/1/2026).

Dalam pelaksanaannya, pemilihan Ketua OSIS menggunakan dua aplikasi terintegrasi, yakni aplikasi pemungutan suara (voting) dan aplikasi pemantauan hasil pemilihan secara daring dan real time.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Beri Penghargaan kepada Bupati Tasikmalaya atas Capaian Produksi Beras 2025

Sistem tersebut memungkinkan proses demokrasi siswa berjalan lebih efisien, transparan, dan akuntabel daripada metode konvensional.

Melalui sistem digital yang dikembangkan oleh Atep Ridwan Syam, guru Informatika MTsN 11 Tasikmalaya itu, seluruh warga sekolah dapat memantau perolehan suara secara langsung. Tanpa harus menunggu proses penghitungan manual.

Kepala MTsN 11 Tasikmalaya, Drs. H. Dadang Iskandar, M.MPd, menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi tersebut.

Ia menilai penerapan pemilihan OSIS berbasis digital merupakan langkah maju yang patut djadikan contoh bagi madrasah lain.

“Inovasi ini menunjukkan bahwa madrasah mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Saya berharap ke depan ada dukungan lebih luas dari Kementerian Agama untuk mengembangkan potensi inovasi yang lahir dari sekolah dan madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pelaksanaan pemilihan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi digital bagi peserta didik.

BACA JUGA: Viking Siapkan Koreografi untuk Laga Persib Bandung vs Persija

Kegiatan tersebut, sambung Dadang, terselenggara berkat kolaborasi yang solid antara Wakil Kepala Madrasah, Pembina OSIS, serta Tim IT MTsN 11 Tasikmalaya. Sinergi tersebut menjadi faktor kunci suksesnya pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS berbasis teknologi.

“Dengan inovasi ini, kami ingin menegaskan perannya sebagai madrasah yang responsif terhadap transformasi digital. Sekaligus berkomitmen menanamkan literasi teknologi dan nilai demokrasi sejak dini,” kata Dadang Iskandar.

(F Kamil)

spot_img

Berita Terbaru