spot_img
Jumat 9 Januari 2026
spot_img

Pemkot Tasikmalaya Bidik Akselerasi Ekonomi dan Transformasi Pelayanan Publik

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda), Pemkot menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Bapelitbangda, Kamis (08/01/2026).

​Forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang terbuka bagi masyarakat untuk memberikan masukan tajam demi memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan inklusif.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa tema besar pembangunan di tahun 2027 adalah Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan serta Kesejahteraan Masyarakat.

Baca Juga: Siswa MI Nurul Falah Tasikmalaya Bertarung dengan Debu dan Lumpur Akibat Jalan Rusak

​Dalam pemaparannya, Viman menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan daerah dengan arah pembangunan Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Barat.

​”Forum ini adalah ruang untuk menyerap aspirasi dan menyempurnakan rancangan. Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama agar manfaat pembangunan benar-benar di rasakan oleh masyarakat luas,” ujar Viman.

​Optimisme Pemkot Tasikmalaya di dasari oleh sejumlah indikator makro yang menunjukkan tren positif jika di bandingkan dengan rata-rata Provinsi Jawa Barat.

IPM kota Tasikmalaya tahun 2025 menurut Viman Alfarizi Ramadhan tercatat 76,59 poin, berada di atas IPM provinsi Jawa Barat, 75,90 poin. 

Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 5,22% sedikit di atas pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat yaitu 5,20%.

Untuk tingkat pengangguran terbuka tahun 2025, tercatat 6,43%, di bawah angka provinsi 6,77%. Tingkat kemiskinan pada Maret tahun 2025 di angka 10,84% mengalami penurunan dari tahun 2024 sebesar 11,10%. 

“Capaian di tahun 2025 ini harus menjadi pemantik semangat kita untuk bekerja lebih keras lagi di tahun 2026 dan seterusnya,” tambah Viman.

​Keselarasan Program dan Efisiensi Anggaran

​Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, turut memberikan catatan penting terkait penyelarasan program. 

Menurutnya, Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan yang di serap langsung dari masyarakat harus menjadi bagian tak terpisahkan dari RKPD.

​Meskipun di hadapkan pada tantangan efisiensi anggaran, Aslim optimis pembangunan infrastruktur dasar akan tetap berjalan.

Baca Juga: Wawalkot Tasikmalaya Soroti Kerusakan Parah Jalan Cipeuteuy: “Tidak Layak Dilalui Kendaraan”

 “Kita harus cerdik mengelola anggaran. Contohnya pembangunan infrastruktur jalan yang manfaatnya langsung di rasakan masyarakat harus tetap di prioritaskan,” jelasnya.

​Di akhir sesi, Wali Kota berharap peserta musyawarah tidak ragu memberikan kritik dan saran yang konstruktif. 

Dokumen RKPD 2027 ini di harapkan menjadi dokumen “hidup” yang mampu menjawab tantangan zaman, mulai dari digitalisasi pelayanan publik hingga penguatan UMKM lokal sebagai tulang punggung ekonomi kota.

​Dengan rancangan yang matang, Kota Tasikmalaya optimis dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata di tahun 2027 mendatang.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru