BANDUNG, FOKUSJabar.id: Penutupan akses jalan di bawah Flyover Nurtanio, Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) dipastikan bersifat permanen.
Kebijakan tersebut dilakukan PT Modern Widya Tehnical sebagai bentuk pelaksanaan aturan keselamatan perlintasan rel kereta api.
Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu).
BACA JUGA:
Bantuan Pemprov Terhenti, Farhan Telusuri Status Aset dan Anggaran Masjid Raya Bandung
Humas PT Modern Widya Tehnical, Gillen mengatakan, regulasi tersebut secara tegas melarang aktivitas kendaraan maupun pejalan kaki melintas di bawah jalur rel kereta api.
“Kalau mengikuti Perpu, perlintasan di atas rel kereta api itu bagian bawahnya memang harus ditutup total. Jadi kami bekerja sesuai dengan UU,” kata Gillen, Kamis (8/1/2026).
Dia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima keluhan berarti dari warga sekitar.
Sebelum penutupan dilakukan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana penutupan akses jalan tersebut.
“Selama ini keluhan belum ada. Karena sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi. Memang sempat ada masukan soal penyeberangan setelah ditutup. Tapi itu kembali lagi ke aturan Perpu dan kebijakan yang berlaku,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi keselamatan dan kelancaran lalu lintas pascapenutupan, pihaknya tengah melakukan pengaturan dan pemahaman arus lalu lintas bagi para pengguna jalan.
BACA JUGA:
Wali Kota Bandung Minta Maaf, Sementara Baksil dan Alun-alun Tutup
Menurutnya, pada awal penutupan masih terdapat kebingungan dari pengendara terkait perubahan jalur.
“Di awal memang masih ada yang bingung arah jalan. Karena itu, kami lakukan pemahaman lalu lintas supaya ke depannya pengguna jalan lebih terbiasa,” katanya.
Selain itu, terkait pernyataan Wali Kota Bandung mengenai rencana pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan tersebut, Gillen menyambut positif rencana itu.
Dia menilai, pembangunan JPO akan menjadi solusi bagi warga untuk menyeberang dengan aman.
“Kalau memang kebijakan Pak Wali akan membangun JPO, warga pasti sangat senang. Dengan adanya JPO, masyarakat bisa menyeberang dengan lebih aman,” ucapnya.
BACA JUGA:
Warga Keluhkan Penutupan Total Akses di Flyover Nurtanio Bandung
Gillen menegaskan, penutupan jalan bawah flyover untuk mendukung kelancaran lalu lintas di jalur atas serta menunjang operasional KCIC.
“Kami sudah memberikan jalur atas untuk masyarakat agar tidak macet dan juga mendukung KCIC. Semua sudah disinergikan. Sehingga penutupan ini memang harus dilakukan,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)


