spot_img
Rabu 7 Januari 2026
spot_img

Wali Kota Bandung Minta Maaf, Sementara Baksil dan Alun-alun Tutup

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan permohonan maaf kepada warga dan wisatawan atas kondisi Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil) dan Alun-alun Kota Bandung yang dinilai belum layak namun terlanjur dibuka serta dipromosikan ke publik.

Farhan mengakui, promosi yang dilakukan Pemkot Bandung tidak sejalan dengan kondisi riil di lapangan. Fasilitas yang tersedia belum mampu menampung tingginya jumlah pengunjung yang datang sejak dibuka.

Baca Juga: Warga Keluhkan Penutupan Total Akses di Flyover Nurtanio Bandung

“Baksil dan Alun-alun saya harus minta maaf, karena promosinya lebih bagus daripada kenyataannya. Itu harus kita akui,” ujar Farhan saat ditemui di Hutanika, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (7/1/2026).

Ia menegaskan bahwa Pemkot Bandung telah memberikan teguran dan melakukan evaluasi menyeluruh kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) selaku penanggung jawab. Menurut Farhan, pembukaan dan promosi fasilitas publik tidak semestinya dilakukan ketika kondisi fasilitas belum mencapai kesiapan penuh.

Farhan menjelaskan, sebuah fasilitas publik idealnya memiliki kapasitas minimal 110 persen dari potensi jumlah pengunjung. Namun, kapasitas fasilitas di Baksil dan Alun-alun baru sekitar 65 persen, sementara jumlah pengunjung yang datang sudah mencapai batas maksimal.

“Kalau potensi yang datang 10 ribu orang, kapasitasnya harus bisa menampung 11 ribu. Ini malah sebaliknya, sehingga muncul kecelakaan-kecelakaan yang tidak perlu,” katanya.

Sebagai langkah perbaikan, Pemkot Bandung memutuskan untuk menutup sementara Baksil dan Alun-alun selama beberapa minggu ke depan. Perbaikan akan dilakukan menggunakan anggaran APBD serta mengacu pada ketentuan kontrak yang masih berada dalam masa pemeliharaan.

“Kita lihat kontraknya karena masih masa pemeliharaan dan belum serah terima. Kalau masih bisa diperbaiki, akan kita perbaiki,” jelas Farhan.

Ia menambahkan, penutupan sementara ini merupakan bentuk tanggung jawab Pemkot Bandung kepada masyarakat.

“Sekarang bukan sekadar pesan, tapi permohonan maaf. Dua tempat itu untuk sementara kita tutup dulu untuk dilakukan perbaikan ulang,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru