TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di balik kemeriahan peresmian gedung baru MI Nurul Falah di Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, tersimpan kisah perjuangan yang tak kalah besar dari pembangunan itu sendiri.
Bukan tentang megahnya bangunan baru, melainkan tentang jalan rusak parah yang setiap hari harus dilalui para siswa jalan berdebu saat kemarau dan berubah menjadi kubangan lumpur ketika hujan turun.
Baca Juga: Wawalkot Tasikmalaya Soroti Kerusakan Parah Jalan Cipeuteuy: “Tidak Layak Dilalui Kendaraan”
Jalan Rusak, Ancaman Serius bagi Kesehatan Siswa
Kepala MI Nurul Falah, Solihin, tak bisa menyembunyikan keprihatinannya. Ia menuturkan, buruknya kondisi jalan telah memberikan dampak langsung pada kesehatan peserta didik.
“Saat kemarau, debu yang beterbangan membuat beberapa siswa terkena ISPA. Kalau hujan, jalannya jadi becek dan membahayakan,” ujar Solihin, Rabu (7/1/2026).
Bagi Solihin dan para guru, perbaikan jalan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi bagian dari hak anak untuk menempuh pendidikan dengan aman dan sehat.
Respons Cepat dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya
Keluhan tersebut langsung mendapatkan perhatian Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara. Mendengar laporan tentang kondisi jalan yang memprihatinkan, ia segera mengambil tindakan cepat.
Diky mengakui bahwa kondisi infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemkot Tasikmalaya. Tanpa menunda waktu, ia langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR melalui pesan WhatsApp untuk memprioritaskan perbaikan jalan di wilayah Bungursari.
“Mudah-mudahan bisa segera terealisasi. Kami ingin kualitas pendidikan dan infrastruktur berjalan beriringan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembangunan gedung sekolah harus diselaraskan dengan aksesibilitasnya sebab jalan yang layak menjadi penentu utama kenyamanan dan keselamatan siswa.
Harapan Baru bagi Warga Bungursari
Janji Pemkot Tasikmalaya memberi angin segar bagi masyarakat setempat. Akses jalan yang baik bukan hanya membantu kelancaran pendidikan, tetapi juga menjadi kunci penggerak ekonomi warga.
Warga berharap, dengan kombinasi antara gedung sekolah yang representatif dan infrastruktur jalan yang baik, MI Nurul Falah dapat menjadi lingkungan belajar yang aman, sehat, dan mudah dijangkau.
(Abdul)


