spot_img
Senin 5 Januari 2026
spot_img

Usai Nataru, Harga Cabai Rawit di Pangandaran Anjlok

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Harga cabai rawit di Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan signifikan setelah melewati masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagin) Pangandaran mencatat penurunan harga terjadi di tiga pasar tradisional utama, yakni Pasar Kalipucang, Pasar Pananjung, dan Pasar Parigi.

Baca Juga: Kang Dedi Muyadi, Kapan Jembatan Sodongkopo Pangandaran Diresmikan?

Kabid Perdagangan Diskopdagin Pangandaran, Sufendi, mengatakan bahwa tren penurunan tersebut cukup terasa di seluruh titik pemantauan.

“Di Pasar Kalipucang harga cabai rawit turun 21,4 persen, di Pananjung sekitar 16 persen, dan di Parigi mencapai 20,6 persen,” ujarnya kepada FOKUSJabar.id, Senin (5/12/2025).

Rincian Penurunan Harga di Tiga Pasar

Sufendi menjelaskan bahwa sebelum libur Nataru, harga cabai rawit di beberapa pasar sempat melonjak tinggi.

  • Pasar Kalipucang: sebelumnya Rp70.000/kg, kini turun menjadi Rp55.000/kg.
    “Ada penurunan sekitar Rp15 ribu,” jelasnya.
  • Pasar Pananjung: dari Rp60.000/kg menjadi Rp50.000/kg.
    “Turun sekitar Rp10 ribu,” katanya.
  • Pasar Parigi: sebelumnya berada di kisaran Rp63.000/kg, kini turun menjadi Rp50.000/kg.
    “Penurunannya mencapai Rp13 ribu per kilogram. Alhamdulillah ini sangat membantu ibu rumah tangga,” tambahnya.

Komoditas Lain Relatif Stabil

Selain cabai rawit, Sufendi menyebutkan bahwa harga sejumlah komoditas lainnya mulai dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga bahan bangunan terpantau stabil dan tidak mengalami perubahan signifikan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru