TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Tasikmalaya tengah dirundung duka. Wakil Ketua TP-PKK, Rani Permayani Dicky Candra, resmi mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan organisasi tersebut karena harus fokus menjalani pengobatan terkait kondisi kesehatannya.
Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya periode 2025–2030. Posisi tersebut memiliki peran penting, terlebih organisasi PKK di Tasikmalaya menaungi ribuan anggota.
Baca Juga: Gerindra Gandeng Pemkot Tasikmalaya Tanam Pohon untuk Selamatkan Lingkungan
Ketua Umum PKK: Rani Sempat Ajukan Tidak Aktif Sejak Akhir 2025
Ketua Umum TP-PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, membenarkan bahwa Rani telah mengajukan surat pengunduran diri. Menurutnya, permohonan tersebut telah beliau sampaikan sejak akhir 2025 bersamaan dengan permintaan untuk tidak aktif sementara waktu.
“Saya sudah menerima surat pengunduran diri Teh Rani. Beliau ingin fokus menjalani pengobatan,” ujar dr. Elvira, Senin (5/1/2026) sore.
Ia menuturkan, selama ini Rani merupakan sosok yang sangat aktif dan berdedikasi dalam setiap kegiatan PKK. Kontribusinya selalu terasa dalam berbagai agenda organisasi.
Permintaan Pribadi, Bukan Masalah Internal
Elvira menegaskan, pengunduran diri Rani murni merupakan keputusan pribadi berlatarbelakang kondisi kesehatannya. Tidak ada persoalan internal maupun kendala organisasi yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
“Ini murni karena kesehatan. Selama lima bulan terakhir, Teh Rani harus bolak-balik ke Purwakarta untuk berobat, dan terakhir menjalani pemeriksaan di Bogor,” jelasnya.
Meski demikian, Elvira sebenarnya telah menyarankan agar Rani tidak sepenuhnya mengundurkan diri, melainkan mengambil cuti atau izin sementara mengingat padatnya kegiatan PKK yang cukup menguras tenaga.
“Saya sarankan untuk istirahat saja dulu, jangan mengundurkan diri. Kami khawatir bila memaksakan diri justru membuat kondisi kesehatannya semakin drop,” paparnya.
PKK Tasikmalaya Doakan Kesembuhan
Pihak TP-PKK Kota Tasikmalaya mengaku kehilangan sosok Rani yang memahami dengan baik program-program pokok PKK. Namun mereka tetap memberikan dukungan penuh dan mendoakan kesembuhannya agar dapat kembali berkegiatan bersama organisasi.
“Komunikasi dengan Teh Rani tetap berjalan baik. Kami berharap beliau segera pulih dan dapat kembali membersamai kami,” ucap Elvira.
Ia menegaskan, meski ditinggalkan salah satu tokoh pentingnya, TP-PKK Kota Tasikmalaya tetap solid dalam menjalankan program strategis organisasi.
“TP-PKK akan terus melaksanakan 10 program pokok PKK dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan tujuh program prioritas Kota Tasikmalaya,” tuturnya.
(Seda)


