PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, menyambut positif kehadiran tugu kendaraan tempur jenis panser yang kini resmi menjadi ikon baru kawasan tersebut.
Camat Cijulang Pangandaran, H. Tedi, mengungkapkan rasa bangganya atas perhatian Panglima TNI Jenderal Agus Subianto yang menghibahkan panser tersebut untuk daerah kelahirannya.
“Sebagai warga asli Cijulang, saya sangat bersyukur. Ini bentuk perhatian luar biasa dari Panglima TNI kepada daerah kami,” kata Tedi melalui sambungan telepon, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Panser Jadi Ikon Baru Alun-alun Cijulang Pangandaran
Ikon Baru yang Membawa Dampak Positif
Penempatan Panser di bundaran Cijulang itu, menurut Tedi, tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga menambah daya tarik visual dan memperkaya identitas wilayah.
Ia menyebut, sejak kehadirannya, tugu panser mulai menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan yang melintas menuju objek wisata Batu Karas.
“Banyak wisatawan yang kini berhenti sejenak untuk berswafoto di lokasi. Ini menjadi daya tarik baru sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke Batu Karas,” ujar Camat Cijulang Pangandaran.
Tedi berharap dapat merawat ikon tersebut bersama masyarakat. Kemudian memanfaatkannya sebagai fasilitas publik, sekaligus menjaga kerapian dan kenyamanan kawasan alun-alun.
Apresiasi dari Aktivis Lokal
Sebelumnya, kehadiran tugu panser sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, termasuk para aktivis eksponen 96 pituin Cijulang.
Dadi Abidarda, salah satu aktivis, menyampaikan bahwa tugu panser kini menjadi simbol kebanggaan baru bagi Kecamatan Cijulang.
“Kendaraan tempur ini jelas menjadi ikon baru Cijulang. Semoga ke depan putra-putri terbaik Cijulang dapat mengikuti jejak Panglima TNI Jenderal Agus Subianto,” ujar Dadi.
Kehadiran tugu panser tersebut sekaligus menegaskan identitas kawasan dan meningkatkan daya tarik bagi pengunjung, sebagai langkah positif oleh Pemerintah Kecamatan Cijulang.
(Sajidin)


