spot_img
Senin 5 Januari 2026
spot_img

Waspada Musim Hujan, 6 Penyakit yang Sering Muncul dan Cara Menghindarinya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Musim hujan sering membawa kesejukan, namun di balik itu tersimpan berbagai potensi penyakit yang mudah menyerang. Perubahan suhu, kelembapan tinggi, hingga genangan air menjadi lingkungan ideal bagi berbagai bakteri, virus, dan vektor penyakit untuk berkembang. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami jenis penyakit yang umum muncul serta langkah pencegahan yang tepat agar tetap sehat meski cuaca sedang tidak bersahabat.

Baca Juga: Tetap Stylish di Musim Hujan, 7 Tips Outfit Anti Ribet di Cuaca Ekstrem

1. Demam Berdarah Dengue (DBD)

DBD menjadi penyakit yang paling diwaspadai saat musim hujan. Genangan air akibat curah hujan tinggi menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak.
Tanda-tanda DBD: demam tinggi mendadak, nyeri sendi, bintik merah di kulit, hingga mimisan.

Antisipasi:

  • Menguras dan menutup tempat penyimpanan air.
  • Mengubur barang bekas yang dapat menampung air.
  • Memakai lotion anti-nyamuk dan memasang kelambu saat tidur.
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah.

2. Leptospirosis

Penyakit ini menyebar melalui bakteri yang berasal dari urine hewan, terutama tikus, yang bercampur dengan air banjir. Risiko meningkat saat seseorang berjalan atau berkontak dengan genangan air tanpa pelindung.

Gejala utama: demam, nyeri otot, mata merah, mual, dan munculnya pembengkakan pada beberapa bagian tubuh.

Antisipasi:

  • Hindari bermain atau berkegiatan di genangan air.
  • Gunakan sepatu bot saat banjir.
  • Jaga kebersihan rumah agar bebas tikus.
  • Cuci kaki dan tangan setelah terkena air kotor.

3. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Suhu yang dingin dan lembap membuat virus pernapasan berkembang lebih cepat. ISPA dapat menyerang siapa saja, terutama anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah.

Gejala: batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, dan sakit tenggorokan.

Antisipasi:

  • Gunakan masker saat berada di area ramai.
  • Perbanyak konsumsi air hangat dan makanan bergizi.
  • Istirahat yang cukup untuk menjaga imunitas.
  • Hindari kontak erat dengan orang yang sedang sakit.

4. Diare & Penyakit Pencernaan

Curah hujan tinggi sering menyebabkan kualitas air menurun. Air yang tercemar bakteri atau virus dapat memicu diare, muntaber, hingga keracunan makanan.

Gejala: buang air besar cair berulang kali, mual, muntah, dan lemas.

Antisipasi:

  • Pastikan air minum direbus hingga mendidih.
  • Cuci tangan sebelum makan.
  • Simpan makanan dengan benar agar tidak terkontaminasi.
  • Hindari konsumsi makanan yang tidak higienis.

5. Chikungunya

Mirip dengan DBD, penyakit ini juga disebarkan oleh nyamuk Aedes. Meski jarang menyebabkan kematian, chikungunya menimbulkan rasa nyeri hebat pada sendi yang dapat berlangsung lama.

Gejala: demam, ruam kulit, dan nyeri sendi yang menyiksa.

Antisipasi:

  • Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
  • Tutup dan bersihkan tempat air.
  • Gunakan pakaian panjang saat beraktivitas di luar rumah.

6. Flu & Demam

Ketika udara dingin dan tubuh kurang fit, virus flu mudah sekali menyebar. Aktivitas luar ruangan saat hujan juga meningkatkan risiko mengalami penurunan imunitas.

Antisipasi:

  • Konsumsi vitamin dan makanan tinggi serat.
  • Gunakan pakaian hangat saat cuaca dingin.
  • Hindari kehujanan terlalu lama.

Tips Tambahan Agar Tetap Sehat di Musim Hujan

✔ Sediakan payung dan jas hujan saat bepergian
✔ Perbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi
✔ Jaga sirkulasi udara rumah tetap baik
✔ Bersihkan saluran air untuk mencegah banjir lokal
✔ Rutin olahraga agar tubuh tetap bugar

spot_img

Berita Terbaru