spot_img
Minggu 4 Januari 2026
spot_img

Unik! Pemilihan Ketua RT di Ciamis Diikuti 24 Calon, Suasana Mirip Pemilu

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Suasana ala “mini pemilu” tersaji di Lingkungan Bangunsari, Kelurahan Benteng, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, saat sebanyak 79 warga berbondong-bondong mendatangi halaman rumah mantan ketua RT setempat. Mereka hadir bukan untuk menghadiri acara resmi pemerintah, tetapi untuk memberikan hak suaranya dalam pemilihan Ketua RT 01/RW 07.

Sejak pagi, antrean warga baik laki-laki maupun perempuan mengular dengan tertib menuju meja pendaftaran peserta pemilih. Layaknya TPS Pemilu pada umumnya, warga harus tercatat di daftar hadir sebelum menyalurkan suara.

Baca Juga: Hujan Lebat Picu Longsor dan Rumah Ambruk di Ciamis, Dua Kecamatan Terdampak

Keunikan lain yang menjadi sorotan adalah jumlah calon yang mencapai 24 orang, sebuah angka yang jarang terjadi untuk pemilihan ketua RT. Para calon tampak duduk berjejer di kursi masing-masing, menunggu proses pencoblosan berlangsung.

Asep, panitia Pemilihan Ketua RT 01 Bangunsari, menjelaskan banyaknya calon muncul karena selama ini cukup sulit menemukan sosok yang bersedia mengemban tugas sebagai ketua RT. Untuk itu, panitia mengajak berbagai tokoh lingkungan agar ikut mencalonkan diri.

“Calonnya banyak, ada belasan lebih. Memang mencari figur ketua RT ini cukup menantang, jadi kami dorong para tokoh untuk ikut serta,” ujar Asep, Minggu (4/1/2026).

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan strategi unik untuk meningkatkan partisipasi warga. Doorprize dengan beragam hadiah dibagikan kepada pemilih yang datang. Sementara itu, khusus bagi warga lanjut usia, panitia menyediakan pembagian telur gratis sebagai bentuk apresiasi.

Menurut Asep, konsep pemungutan suara sengaja semirip mungkin dengan proses pemilu agar suasana lebih hidup dan menarik perhatian warga.

“Proses pemungutan suaranya seperti pemilu sungguhan, supaya warga antusias mengikuti,” tuturnya.

Dengan tingginya antusiasme warga, pemilihan Ketua RT 01 Bangunsari tahun ini bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi berubah menjadi pesta demokrasi mini yang hangat, meriah, dan penuh kekeluargaan.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru