spot_img
Minggu 4 Januari 2026
spot_img

Penuhi Air Bersih, Polri Bangun 436 Sumur Bor di Sumatera

SUMATERA, FOKUSJabar.id: Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana, Polri menyiapkan 436 sumur bor di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Mengutip tempo.co, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, rencana pembangunan tersebut mencakup 261 titik di Aceh, 25 titik di Sumatera Utara dan 150 titik di Sumatera Barat.

BACA JUGA:

Gelombang PHK Massal Ancam Industri Tekstil, DPR Minta Pemerintah Bergerak Cepat

“Kami merencanakan membangun 436 fasilitas sumur bor di Aceh, Sumut dan Sumbar,” katanya.

Selain sumur bor, Polri menyiapkan sarana sanitasi darurat di lokasi terdampak bencana.

Fasilitas tersebut, toilet portabel, MCK serta dukungan distribusi air bersih.

“Kami siapkan mobil toilet dua unit, membangun 75 MCK, mobil tangki air 32, tanki air bersih 400 dan jet pump 1.431,”  kata Sigit.

Menurut Kapolri, pembangunan dan distribusi fasilitas air bersih tersebut belum seluruhnya rampung. Pihaknya masih melanjutkan pengerjaan secara bertahap.

“Saat ini proses sedang berjalan. Belum semuanya rampung,” kata Kapolri.

Penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi berjalan bersamaan dengan pengerahan personel Polri di wilayah pascabencana.

Aparat kepolisian terlibat dalam pemulihan fasilitas publik serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

BACA JUGA:

Partai Demokrat Apresiasi Prabowo Subianto dalam Penanganan Bencana

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada akhir November lalu masih memakan korban jiwa sebulan pasca kejadian.

BNPB mencatat, penambahan kasus korban jiwa dalam bencana Sumatera tersebut. Data per 4 Januari 2026 total korban meninggal bencana Sumatera mencapai 1.167 orang.

Aceh menjadi daerah yang paling banyak korban meninggal imbas bencana ekologis tersebut.

BNPB mencatat, dari total korban jiwa di tiga provinsi, 540 di antaranya berada di Aceh.

Di Sumatera Utara, tercatat korban meninggal mencapai 365 jiwa. Jumlah itu masih memungkinkan bertambah lantaran sebanyak 60 orang yang tersebar di 18 kabupaten-kota Sumatera Utara belum ditemukan.

Sementara di Sumatera Barat, korban meninggal akibat banjir mencapai 262 orang. Sebanyak 10,8 ribu orang masih mengungsi dan 74 lainnya belum ditemukan keberadaannya.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru