CIAMIS,FOKUSJabar.id: Cuaca ekstrem berupa hujan deras berintensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ciamis dalam beberapa hari terakhir memicu sejumlah kejadian bencana alam di berbagai kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat beberapa laporan kerusakan, mulai dari Kecamatan Cimaragas, di mana sebuah rumah milik Ujang Maman, warga Dusun Tunggulrahayu, ambruk. Dugaannya bangunan tersebut roboh akibat kondisi struktur yang sudah lapuk dan semakin melemah setelah terus-menerus terguyur air hujan.
Baca Juga: Ular Korros Masuk Rumah, Damkar Ciamis Berhasil Amankan Tanpa Korban
Dari Kecamatan Sukadana, hujan deras juga menyebabkan ruang kelas dan ruang kepala sekolah di SDN 2 Margaharja ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Musibah serupa terjadi di Kecamatan Pamarican. Sebuah rumah mengalami kerusakan berat pada bagian atap setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang karena angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah laporan bencana dari berbagai wilayah terdampak.
“Hari ini BPBD menerima beberapa laporan kejadian bencana alam di wilayah Kabupaten Ciamis,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Ani menjelaskan, setelah laporan masuk, BPBD langsung menindaklanjuti dengan mendatangi lokasi-lokasi kejadian untuk melakukan asesmen serta penanganan awal sebagai bahan pelaporan kepada pimpinan.
“Pasca kejadian, para pemilik rumah yang terdampak sudah menerima bantuan logistik kedaruratan,” tambahnya.
Selain kerusakan rumah dan sekolah, Ani juga melaporkan terjadinya tanah longsor di Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg. Tebing setinggi 10 meter dengan panjang 6 meter longsor dan menimpa saluran air di Dusun Bangunsirna, sehingga mengganggu distribusi air warga setempat.
(Husen Maharaja)


