CIAMIS, FOKUSJabar.id: Personel Damkar Pos WMK Kawali melepas cincin stainless dari jari manis Aditya, seoran pelajar warga Desa Maparah Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).
Sebelumnya, Aditya sudah berupaya dengan berbagai cara untuk melepas cincin tersebut. Namun tidak membuahkan hasil.
BACA JUGA:
Ini Hasil Ramp Check dan Test Urine Dishub Ciamis
Selanjutnya Aditya mendatangi Pos WMK Damkar Kawali untuk meminta bantuan.
Demikian dikatakan Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggar Alqausar. Menurutnya, petugas piket Damkar Pos WMK Kawali diminta bantuan untuk melepas cincin.
“Petugas piket langsung berusaha melepaskan cincin tersebut,” katanya, Jumat (2/1/2026).
Ega mengatakan, dengan menggunakan gerinda khusus untuk memotong barang-barang berukuran kecil petugas berusaha memotong cincin tersebutdengan hati-hati.
“Tidak butuh waktu lama, kami berhasil memotong cincin itu dan melapasnya,” kata Dia.
Ega menjelaskan, cincin stainless tersebut tidak bisa dilepas karena jari pemilik mengalami pertumbuhan. Sehingga cincin itu menjadi sempit.
BACA JUGA:
152 Infrastruktur Rusak Akibat Bencana Sepanjang 2025 di Ciamis
“Cincin itu lama dipasang di jari pelajar itu. Sehingga sulit dibuka,” pungkasnya.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon Albasia tumbang menimpa bangunan rumah milik Uhen Suhendar (57).
Kejadian itu di Dusun Tamansari Desa Kertahayu Kecamatan Pamarican.
Pemilik rumah mengalami luka dan harus dilarikan ke Puskesmas Kertahayu.
Korban juga harus mengungsi karena rumahnya rusak parah akibat tertimpapohon tumbang.
Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaqi Effendi menjelaskan, kejadian tersebut saat hujan deras disertai terjangan angin kencang, Kamis (1/1/2026).
Pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk membantu melakukan penanganan.
BACA JUGA:
DPRD Ciamis Setujui Transformasi BPR Galuh Menjadi Perseroda
“Pemilik rumah saat mengungsi karena rumahnya rawan ambruk,” katanya.
(Husen Maharaja)


