spot_img
Sabtu 29 November 2025
spot_img

40 Persen Remaja Putri Bandung Alami Anemia, Pemkot Gencarkan Program TTD Gratis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) gratis.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen remaja putri di Bandung mengalami anemia, kondisi yang umumnya mulai terdeteksi saat mereka memasuki masa menstruasi pertama.

Baca Juga: Pemkot Bandung Fokus Infrastruktur, Sampah dan Layanan Dasar

“Sebanyak 40 persen gadis remaja di Kota Bandung mengalami anemia, terindikasi ketika pertama kali menstruasi. Karena itu kami menggalakkan program Tablet Tambah Darah khusus remaja putri,” ujar Farhan, Sabtu (29/11/2025).

Ia menekankan bahwa pencegahan anemia sejak dini sangat penting untuk menghindari dampak kesehatan jangka panjang.

“Jika remaja sudah mengalami anemia lalu berlanjut hingga dewasa dan hamil, risikonya sangat besar. Itu bisa memicu kehamilan berisiko tinggi hingga menyebabkan stunting,” jelasnya.

Farhan menambahkan bahwa kondisi kesehatan generasi muda akan berpengaruh langsung pada produktivitas dan pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang saat ini berada di atas rata-rata nasional harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang sehat.

“Pertumbuhan ekonomi kita tinggi. Jika ini terus terjaga, Bandung akan semakin sejahtera. Dan kota yang sejahtera tentu membutuhkan tenaga kerja yang sehat dan produktif,” katanya.

Ia juga mencatat bahwa laju pertumbuhan kota akan menarik banyak pendatang dari luar daerah, sehingga masyarakat Bandung perlu siap menghadapi persaingan.

“Orang dari berbagai wilayah akan terus datang ke Bandung. Kita harus siap bersaing dalam hal produktivitas,” ujarnya.

Melalui program TTD dan edukasi kesehatan berkelanjutan, Farhan berharap angka anemia pada remaja putri dapat ditekan sehingga kualitas generasi masa depan Bandung semakin kuat.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru