BANDUNG,FOKUSJabar.id: KONI Jawa Barat berkomitmen mendukung perkembangan e-sport dan meminta partisipasi aktif dari semua pihak terkait di cabang olahraga tersebut. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana saat membuka secara langsung pelaksanaan Babak Kualifikasi Porprov XV Jabar cabang olahraga e-sport di Point Arena, Jalan Banda Kota Bandung, Sabtu (29/11/2025).
Budiana mengatakan, e-sport melalui organisasi E-Sport Indonesia (ESI) resmi dikukuhkan sebagai anggota KONI Jabar pada tahun 2020. Cabang olahraga ini sendiri sudah dikenal di Indonesia sejak tahun 2000 dan terus mengalami perkembangan yang cukup pesat.
“Setelah resmi menjadi anggota KONI Jabar, e-sport mulai dipertandingkan di Porprov Jabar pada tahun 2022 sebagai cabang olahraga eksebisi. Alhamdulillah pada Porprov XV Jabar tahun 2026 nanti, e-sport ini menjadi cabang olahraga yang resmi dipertandingkan,” kata Budiana.

Sebagai cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di Porprov XV Jabar, lanjut Budiana, beberapa tahapan dan persyaratan harus dijalani. Salah satunya dengan menggelar babak kualifikasi sebagai salah satu pintu masuk bagi setiap atlet-atletnya tampil di ajang multieven olahraga terakbar di Tanah Pasundan.
“Berdasarkan laporan dari PB ESI Jabar, babak kualifikasi e-sport ini diikuti oleh 25 daerah dari total 26 pengcab ESI kota dan kabupaten di Jabar. Yang tidak mengirim atletnya itu Kabupaten Ciamis, sedangkan Kabupaten Pangandaran belum memiliki kepengurusan cabang dan akan kita dorong untuk segera sehingga semua kota kabupaten di Jabar memiliki kepengurusan ESI,” Budiana menuturkan.
Setelah menjadi cabang olahraga resmi Porprov XV Jabar, Budiana meminta semua pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan olahraga e-sport. Mulai dari komunitas, pengcab ESI kota/kabupaten, pengprov ESI Jabar, hingga para pelatih dan atlet.
“Agar babak kualifikasi hingga Porprov XV Jabar di cabang olahraga e-sport ini bisa terlaksana dengan baik, salah satu yang utama adalah partisipasi aktif dari stakeholder terkait. Partisipasinya harus baik dan setiap atlet yang akan bertanding ini harus menunjukkan semangat juang yang tinggi,” Budiana menegaskan.

Sementara Ketua PB ESI Jabar, Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana mengapresiasi dukungan dan kesempatan yang diberikan KONI Jabar sehingga e-sport menjadi cabang olahraga resmi yang dipertandingkan pada Porprov XV Jabar. Untuk itu, pihaknya berharap seluruh pengcab ESI kota/kabupaten, pelatih hingga atlet untuk terus semangat dalam mengejar prestasi.
“Pada PON XXI, e-sport Jabar berhasil meraih satu medali emas dn dua perunggu. Dengan dipertandingkannya e-sport di Porprov XV Jabar, kita berharap lahir atlet-atlet terbaik di setiap nomor dan prestasi e-sport Jabar di PON XXII mendatang semakin meningkat,” kata Toto.
Technical delegate Porprov XV Jabar cabang olahraga e-sport, Irvan Haryadi menuturkan, babak kualifikasi akan digelar secara hybrid (offline dan online) hingga 5 Desember 2025 mendatang. Sebanyak enam nomor akan dipertandingkan pada babak kualifikasi untuk menyaring atlet-atlet terbaik yang akan tampil di Porprov XV Jabar tahun 2026 mendatang.
“Total atlet yang terdaftar sebanyak 545 atlet dari 25 kota dan kabupaten di Jabar. Mereka terbagi di enam nomor pertandingan yakni Mobile Legend Bang Bang (MLBB), Lokapala, Free Fire, PUBG Mobile, e-Football, dan FIFA,” kata Irvan.
(ageng)


