PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemandangan kurang sedap dan aroma tak sedap mengganggu kenyamanan wisatawan di kawasan Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Pasalnya, tumpukan sampah terlihat menggunung di beberapa titik dan belum diangkut oleh petugas kebersihan selama dua hari terakhir.
Keluhan ini datang dari sejumlah wisatawan, salah satunya Agus dari Tasikmalaya. Ia mengaku terganggu dengan bau menyengat yang berasal dari tumpukan sampah tersebut.
“Kami datang untuk menikmati suasana, tapi malah terganggu dengan bau sampah,” ujarnya.
BACA JUGA: Dua Wisatawan Terseret Arus di Pantai Pangandaran, Tim Gabungan Berhasil Menyelamatkan
Kekecewaan serupa juga diungkapkan oleh Irene Else, wisatawan lainnya. Ia menduga sampah tersebut sudah menumpuk cukup lama hingga menimbulkan bau.
“Sepertinya itu sampah lama, jadi ada aroma baunya. Harusnya kalau lagi rame kaya gini tiap malam diangkut jadi pagi bersih,” katanya.
Menanggapi keluhan wisatawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran, Dedi Surachman, memberikan penjelasan. Ia mengatakan bahwa proses pengangkutan sampah sebenarnya telah dilakukan satu kali, dan akan dilanjutkan dengan pengangkutan berikutnya.
Namun, Dedi mengungkapkan adanya kendala di lapangan yang menghambat proses pengangkutan.
“Pihak kami mengalami kendala di lapangan akibat akses masuk truk yang terhalang oleh kendaraan yang parkir di tepi jalan,” ucapnya.
Untuk mengatasi permasalahan ini, Dedi menghimbau kepada masyarakat, khususnya wisatawan, untuk tidak memarkir kendaraan di area yang dapat menghalangi operasional pengangkutan sampah.
“Kami berharap kerjasama dari semua pihak, agar proses pengangkutan dapat berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
BACA JUGA: Mudik Gratis Bareng Polres Pangandaran, Ratusan Warga Tersenyum Lebar
Tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan dan mencemari udara di kawasan wisata populer ini tentu menjadi perhatian serius. Diharapkan kerjasama antara petugas kebersihan, wisatawan, dan masyarakat setempat dapat terjalin dengan baik agar permasalahan sampah ini segera teratasi dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.
Penataan parkir yang lebih baik juga menjadi salah satu solusi yang perlu dipertimbangkan agar akses truk pengangkut sampah tidak terhambat, terutama saat musim liburan dengan volume pengunjung yang tinggi.
(Sajidin/Anthika Asmara)