BANDUNG,FOKUSJabar.id: Memasuki hari keempat libur lebaran 2025, objek wisata religi Masjid Raya Aljabbar di Kawasan Gedebage Kota Bandung ramai dikunjungi wisatawan.
Tidak hanya untuk beribadah, para wisatawan yang berkunjung juga banyak yang hanya sekedar istirahat melepas penat atau menikmati pemandangan dari lantai dua Masjid Raya Aljabbar.
BACA JUGA:
Bandung Zoo Larang Pengunjung Botram dan Bawa Tikar
Bahkan, banyak juga dari para pengunjung yang memilih untuk makan bersama (botram) dengan keluarga di selasar depan masjid.
Para wisatawan yang datang dari luar daerah. Mereka bercengkrama dan menikmlati keindahan Masjid Raya Aljabar.
Seperti yang dilakukan oleh Ayu (33) seorang wisatawan asal Soreang Kabupaten Bandung. Dia mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Masjid Aljabar.
“Aku baru dua kali ke sini. Kalau keluarga baru pertama kali. Aku pernah ke sini dan mama juga suka ikut pengajian-pengajian. Jadi suasana mau yang Islam-Islam gitu,” kata Ayu, Kamis (3/4/2025).

Selain menikmati keindahan masjid, ia juga mengajak keluarganya untuk botram di selasar masjid sembari menunggu adzan Dzuhur berkumandang.
“Mau salat juga ini, nunggu adzan tadi makan bareng di sana kan banyak tempat buat lesehan gitu, liat-liat danau, sama bawa anak kecil kan, seru liat-liat air-air, mainan air gitu. Sama ini kan kalau aku sih jarang ya ke tempat-tempat, kebangunan megah gini sih, bagus, jadi keluarga suka sih,” ungkapnya.
BACA JUGA:
Duh! Tarif Parkir di Kawasan Wisata Kota Bandung Rp10 Ribu
Selain itu, ia juga tidak melewatkan momen berfoto bersama keluarga di depan Masjid Raya Aljabar. Ia menggunakan jasa foto yang ditawarkan oleh fotografer di depan masjid.
“Tadi di depan juga banyak yang nawarin lah yang pake kamera gitu, udah pake handphone juga ke sini sih,” ujarnya.
Perlu diketahui, Masjid Raya Aljabar merupakan salah satu masjid yang menjadi tempat favorit masyarakat untuk berwisata religi di Kota Bandung.
Selain itu, masjid ini juga sering menjadi tempat dan pusat acara-acara keagamaan seperti kajian, tabligh akbar serta agenda keagamaan Islam lainnya.
(Yusuf Mugni/Bambang Fouristian)