CIAMIS<FOKUSJabar.id: Hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengakibatkan berbagai bencana alam di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat beberapa insiden, mulai dari tanah longsor, pohon tumbang, hingga jalan amblas dan tanggul jebol.
Tanah Longsor dan Pohon Tumbang di Pamarican
Salah satu kejadian yang pertama kali dilaporkan adalah tanah longsor di Kecamatan Pamarican. Longsoran tanah menghantam dapur rumah milik Ny. Oom, warga Dusun Pamarican, serta menutupi bahu jalan kampung.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Jalan Amblas di Cimaragas Ciamis, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Buka-Tutup
Di wilayah yang sama, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah milik Unang, warga Dusun Sambung Jaya, Desa Sukahurip. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain itu, tanggul Sungai Ciparakan jebol di tiga titik, menyebabkan air meluap dan membanjiri area pesawahan yang siap panen. Jika air tidak segera surut, para petani di daerah tersebut terancam mengalami gagal panen.
Jalan Amblas di Cimaragas
Dari Kecamatan Cimaragas, BPBD juga melaporkan jalan penghubung Cimaragas-Cidolog amblas. Kejadian ini pertama kali diketahui warga, Kamis (3/4/2025) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ini, kondisi jalan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, tetapi pengendara tetap diminta berhati-hati.
“Berdasarkan informasi terakhir, jalan yang amblas itu sudah bisa dilalui, namun para pengendara harus tetap waspada karena kondisi tanah masih rentan bergerak, terutama saat hujan masih turun,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani,.
Rumah Ambruk di Kecamatan Ciamis
Sementara itu, di Kecamatan Ciamis, sebuah rumah milik warga di Lingkungan Rancapetir ambruk akibat cuaca ekstrem. Warga terdampak saat ini membutuhkan bantuan darurat, termasuk logistik dan sembako.
“Kebutuhan mendesak bagi warga yang rumahnya tertimpa pohon dan ambruk adalah bantuan kedaruratan dan sembako,” tambah Ani.
BPBD Kabupaten Ciamis bersama pihak terkait terus berupaya menangani dampak bencana ini serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi di beberapa wilayah.
(Husen Maharaja/Irfansyahriza)