spot_img
Kamis 3 April 2025
spot_imgspot_img

Ciamis Diterjang Cuaca Ekstrem, Banjir dan Longsor Landa Beberapa Wilayah

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Cuaca Ektrem hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ciamis menyebabkan serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat adanya kejadian longsor, banjir, dan rumah rusak akibat terjangan cuaca ekstrem ini.

Di Kecamatan Pamarican, tiga titik tebing longsor terjadi di Dusun Sukamantri, Desa Neglasari. Material longsoran menutupi bahu jalan kabupaten, sempat menghambat arus lalu lintas di lokasi tersebut. BPBD Kabupaten Ciamis telah menerjunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran dan membuka kembali akses jalan.

Sementara itu, di Kecamatan Lakbok, Sungai Sukamelang meluap dan menyebabkan banjir yang merendam 27 rumah warga di Dusun Kiarapayung, Desa Puloerang. 

BACA JUGA: Mobil Toyota Calya Terjun ke Sungai di Ciamis, Damkar dan Warga Berhasil Lakukan Evakuasi

“Ada 27 rumah milik warga di Dusun Kiarapayung Desa Puloerang yang terdampak banjir akibat luapan sungai Sukamelang itu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, Rabu (2/4/2025).

Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kecamatan Banjaranyar. Sebuah rumah milik Ma’mun, warga Desa Sindangrasa, rusak parah di bagian atapnya akibat tertimpa pohon tumbang saat angin kencang menerjang wilayah tersebut. Penghuni rumah terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.

Di Kecamatan Cisaga, satu rumah milik Karman, warga Dusun Cisaga Kolot, Desa Mekarmukti, juga tertimpa pohon tumbang. Akibat kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian hingga jutaan rupiah. 

“Pohon yang tumbang itu sudah dilakukan penanganan,” ungkap Ani.

BACA JUGA: Longsor di Jalur Utama Pamarican Ciamis, Akses Jalan Sempat Lumpuh

Bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Ciamis ini menjadi perhatian serius BPBD Kabupaten Ciamis. Pihaknya terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. 

Kerugian materi akibat bencana ini diperkirakan cukup signifikan, dan bantuan bagi para korban terdampak menjadi perhatian utama.

(Husen/Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru