TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hari ketiga perayaan Idulfitri 1446 Hijriah, arus lalu lintas di jalur Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat terpantau ramai namun lancar. Puluhan ribu kendaraan melintasi jalur alternatif yang menghubungkan wilayah Jawa Barat dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, tanpa adanya kemacetan berarti.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan pribadi, baik roda empat maupun roda dua, mendominasi volume kendaraan yang melintas di jalur Gentong. Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional. Namun, rekayasa ini hanya berlangsung singkat karena arus kendaraan kembali lancar.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas di jalur Gentong diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan kepadatan kendaraan.
BACA JUGA: Pasukan Kuning Berjibaku Bersihkan 90 Ton Sampah Pascatakbiran di Tasikmalaya
“Tadi memang sempat terjadi kepadatan, sehingga kami lakukan rekayasa lalu lintas. Namun, situasinya hanya sebentar karena arus kembali lancar dan tidak ada kepadatan lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa hingga hari kedua Lebaran, lebih dari 77 ribu kendaraan telah melintasi jalur Gentong. Kendaraan tersebut datang dari berbagai arah, baik dari Bandung menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya. Pihaknya memprediksi jumlah kendaraan akan terus meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat dari Bandung, Garut, Ciawi, Jamanis, dan daerah lainnya yang memanfaatkan libur Lebaran untuk mengunjungi berbagai objek wisata.
“Sepertinya banyak masyarakat yang memanfaatkan hari kedua Lebaran ini untuk berwisata ke Pangandaran, Tasikmalaya, Ciamis, bahkan mungkin langsung menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” kata dia.
Selain arus wisatawan, kepadatan lalu lintas di jalur Gentong juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat lokal yang melakukan ziarah dan silaturahmi di wilayah Priangan Timur, termasuk Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, dan Kota Banjar.
Kapolres juga mengidentifikasi tiga titik rawan kemacetan di jalur Gentong, yaitu Simpang Tiga Panyusuhan, Simpang Tiga Sukamantri, dan Simpang Tiga Pamoyanan. Pihaknya telah mengantisipasi potensi kepadatan di ketiga titik tersebut untuk mencegah terjadinya kemacetan.
BACA JUGA: Ribuan Umat Muslim Padati Masjid Agung Tasikmalaya untuk Salat Idul fitri
Sebagai informasi, jalur Gentong merupakan jalur alternatif selatan yang penting bagi masyarakat dari Jakarta, Bandung, atau Garut dan Tasikmalaya yang hendak menuju ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Setiap Lebaran, jalur Gentong Tasikmalaya ini selalu ramai dilalui pemudik yang menuju ke Priangan Timur dan bahkan hingga ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” pungkasnya.
(Seda/Anthika Asmara)