spot_img
Selasa 18 Juni 2024
spot_img
More

    Yayasan BIS Tasikmalaya Gelar Pelatihan Kewirausahaan

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Ratusan generasi muda produktif yang notabene putus sekolah ikut pelatihan kewirausahaan bertempat di Aula Hotel Mangkubumi, Jalan A.H Nasution Mangkubumi, Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Sabtu (8/6/2024).

    Pelatihan Wirausahawan tersebut diinisiasi Yayasan Bina Insan Sukapura (BIS) Tasikmalaya yang selama ini terus konsen dalam pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan.

    BACA JUGA:

    Ribuan Warga Jawa Barat Gelar Aksi Bela Palestina di Bandung

    Kegiatan tersebut dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim.

    Ketua Yayasan Bina Insan Sukapura Tasikmalaya, Muhammad Farid mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk mengubah mindset anak-anak muda agar bisa membangun usaha sendiri.

    Dengan begitu, tidak lagi terus menerus melamar pekerjaan ke sejumlah perusahaan.

    “Peserta ini sebagian besar putus sekolah. Ada yang lulus SD tidak melanjutkan ke SMP, kemudian lulus SMP tidak melanjutkan ke SMA. Termasuk lulus SMA tidak melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Namun mereka memiliki potensi untuk dikembangkan dengan pemanfaatan era digitalisasi,” ungkap Farid.

    Ia menjelaskan, mungkin secara akademik/pendidikan mereka tidak mampu bersaing dalam mencari kerja. Namun dengan kemauan dan kreativitas, mereka bisa lebih unggul dan berhasil jika sungguh-sungguh mempelajari kewirausahaan.

    “Mereka kalau melamar pekerjaan mungkin terkendala pendidikan yang rendah. Sehingga kami berkewajiban agar mereka bisa bersiang dengan membuka usaha sendiri dengan memberikan pembekalan keilmuan kewirausahaan dengan memanfaatkan dunia digital,” ujarnya.

    Ia menuturkan, pelatihan kewirausahaan yang digelar selama dua hari menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dan berpengalaman.

    “Kita hadirkan narasumber di bidang wirausaha, pengusaha, digital marketing. Termasuk entrepreneur sukses agar peserta ini mampu mengambil ilmu-ilmu orang sukses sekaligus termotivasi untuk memulai berwirausaha dengan modal semangat dan kreativitas,” terang Farid.

    BACA JUGA:

    Pemprov Jabar Resmikan Creative School Project 2024

    “Kita ingin mereka mengembangkan potensinya dengan memanfaatkan dunia digital melalui gadgetnya. Sehingga bisa sukses membuka usaha sendiri melalui media sosialnya,” katanya.

    “Dengan modal kecil dan kreativitas pasti mampu menjadi pengusaha yang sukses dan ulung walau pendidikannya rendah,” Dia menambahkan.

    Farid mengaku terus berupaya untuk mengubah pola pikir para pemuda dan generasi muda Kota Tasikmalaya agar tidak terus saja mencari pekerjaan.

    Tapi mampu menjadi seorang wirausahawan dengan memanfaatkan perkembangan era digitalisasi.

    Anum Nurzaizah (20), salah satu peserta pelatihan kewirausahaan mengaku senang. Dia mendapatkan ilmu dan pengalaman baru untuk usaha.

    “Ini sesuatu yang luar biasa. Mengikuti Pelatihan Kewirausahaan banyak hal baru yang didapat,” katanya.

    BACA JUGA:

    Ketua Bawaslu Pangandaran Sebut Pilkada 2 Paslon Rawan Konflik

    Menurut Anum, diera digital jika memiliki kemauan dan kreativitas peluang menjadi seorang pengusaha sukses terbuka lebar.

    “Asalkan ada kemauan, tanpa modal besar pun bisa membuka usaha. Melalui sosial media, cuan akan datang. Caranya gampang, foto semua produk dan upload,” singkatnya.

    (Seda/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img